Sabtu, 6 Juni 2026 – 13:35 WIB
Jakarta, VIVA – Cuaca panas akhir-akhir ini makin sering dirasakan di berbagai daerah, termasuk Indonesia. Keadaan ini bukan cuma bikin badan terasa gerah dan gampang capek, tapi juga berdampak langsung ke kesehatan kulit.
Saat suhu naik, tubuh bakal berusaha menurunkan panas lewat keringat, namun proses ini justru bisa memicu berbagai masalah kulit jika tidak diimbangi dengan perawatan yang cocok.
Kulit adalah bagian tubuh yang paling pertama kena paparan perubahan suhu dan lingkungan. Ketika cuaca panas terjadi terus-terusan, produksi minyak dan keringat meningkat, sementara kelembaban kulit bisa menurun.
Kombinasi inilah yang kemudian jadi penyebab munculnya berbagai gangguan kulit, mulai dari yang ringan hingga yang cukup menganggu aktivitas sehari-hari. Makanya, penting untuk Anda paham bagaimana cuaca panas bisa mempengaruhi kondisi kulit. Dengan begitu, Anda bisa melakukan langkah pencegahan sederhana biar kulit tetap sehat, nyaman, dan tidak mudah alami iritasi.
Berikut ragam efeknya, seperti dihimpun Viva dari berbagai sumber, Sabtu, 6 Juni 2026.
1. Biang keringat atau heat rash
Salah satu efek paling umum dari cuaca panas adalah biang keringat. Kondisi ini terjadi ketika saluran keringat tersumbat sehingga keringat terperangkap di bawah kulit. Gejalanya biasanya berupa bintik-bintik merah kecil yang terasa gatal atau perih. Area yang sering terkena antara laen leher, punggung, dada, dan lipatan badan kayak ketiak. Meski nggak berbahaya, keadaan ini bisa sangat menganggu kenyamanan.
2. Kulit lebih gampang iritasi
Cuaca panas membuat badan lebih sering berkeringat. Ketika keringat bercampur gesekan dari baju, kulit bisa jadi iritasi. Kondisi ini ditandai dengan kemerahan, rasa perih, atau sensasi terbakar ringan. Pada orang dengan kulit sensitif, iritasi bisa timbul lebih cepat dan agak nggak nyaman.
3. Kulit alami dehidrasi
Paparan suhu tinggi dalam waktu lama bisa bikin tubuh kehilangan banyak cairan lewat keringat. Jika tidak diimbangi asupan air yang cukup, kulit bisa dehidrasi. Kulit yang dehidrasi biasnya keliatan lebih kusam, kasar, dan kurang lentur. Dalam waktu panjang, ini juga bisa bikin garis halus dan tanda penuaan dini kliatan lebih cepat.