Jakarta (ANTARA) – Kantor Staf Presiden (KSP) telah menyalurkan berbagai barang, perlengkapan, dan peralatan untuk membantu warga Aceh yang masih terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra pada akhir November 2025.
Pejabat KSP Iwan Eka melaporkan bahwa bantuan yang dikirim mencakup ribuan pakaian dan bahan pokok, serta peralatan dasar untuk bayi dan anak-anak.
“Hari ini, bantuan dari Kantor Staf Presiden tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda untuk didistribusikan ke kabupaten Pidie dan Pidie Jaya di Aceh. Bantuan ini termasuk pompa apung, pakaian, dan mainan anak-anak,” ujarnya.
Eka menambahkan bahwa KSP telah mengerahkan 10 unit pompa untuk mempercepat surutnya air banjir di daerah terdampak. Saat ini tujuh unit sudah tiba, sementara tiga unit lainnya masih dalam perjalanan.
“Pompa apung yang kami kirim bertujuan membantu warga mengeringkan rumah mereka lebih cepat, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas normal dan menghadapi tantangan fisik maupun psikologis,” jelasnya.
Pejabat itu juga menerangkan bahwa KSP memilih pompa apung karena mudah dipindahkan, dan dapat digunakan di area yang tidak bisa dijangkau alat berat.
Selain pompa, Eka menyebutkan bahwa kantornya sedang menyiapkan pengiriman alat pemurni air untuk membantu warga terdampak mendapatkan air bersih untuk mandi dan minum.
Dia menekankan bahwa pendistribusian bantuan diprioritaskan untuk wilayah padat penduduk dan fasilitas umum yang masih kesulitan pulih dari bencana, yang telah merenggut lebih dari 1.000 korban jiwa di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
KSP, tambahnya, juga fokus pada inisiatif bantuan untuk mendukung pemulihan sosial dan mental masyarakat, seperti tercermin dari penyediaan mainan anak-anak.
Berita terkait: BNPB percepat pembangunan hunian sementara di Aceh sebelum Ramadan
Berita terkait: BNPB catat 1.189 korban jiwa akibat banjir Sumatra per 12 Januari
Berita terkait: Pemerintah RI janjikan dukungan penuh untuk sawah terdampak banjir di Aceh
Penerjemah: Maria C, Tegar Nurfitra
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026