loading…
Material batu memenuhi jalanan pascabanjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (5/1/2026). Foto/BPBD Kepulauan Sitaro
JAKARTA – Jumlah korban meninggal dalam bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) bertambah. Berdasarkan data terbaru pukul 19.00 WIB, korban jiwa telah menjadi sebelas orang.
Menurut Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, dari sebelas korban tersebut, enam jenazah sudah teridentifikasi, sedangkan lima lainnya masih dalam proses pendataan. Untuk membantu keluarga, BPBD Sitaro memberikan fasilitas pemakaman bagi korban.
“Sampai malam ini, masih ada lima orang yang dinyatakan hilang dan sedang dicari. Operasi SAR sempat tertunda karena cuaca buruk, berupa hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir atau longsor lagi di lokasi kejadiaan. Operasi pencarian rencananya akan dilanjutkan besok,” jelas Abdul Muhari.
Selain korban meninggal, bencana ini juga memengaruhi 143 Kepala Keluarga atau sekitar 444 orang yang harus mengungsi. Pemerintah daerah telah membuka posko pengungsian di Gedung GMIST Bethbara dan menyediakan perlengkapan tidur, kebutuhan anak-anak, serta makanan siap saji di lokasi pengungsian.
https://citrus.iac.sp.gov.br/index.php/CRT/user/getInterests?term=44742019229&o2x=mkoW7A