Jumat, 16 Januari 2026 – 14:40 WIB
Jakarta, VIVA – Memasuki awal tahun 2026, saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) dengan kode saham BJBR menunjukkan momentum positif yang konsisten di pasar modal. Berdasarkan data penutupan perdagangan tanggal 15 Januari 2026, harga saham BJBR ada di level Rp840 per saham, atau menguat sekitar 5 persen sejak awal tahun (YtD).
Baca Juga :
Bank bjb Perluas Dukungan Pembiayaan dan Transaksi UMKM di Pasar Tradisional
Pengeratan tersebut mencerminkan optimisme investor terhadap fundamental perusahaan dan keyakinan pasar atas strategi bisnis bank bjb di tengah dinamika sektor perbankan nasional. Sentimen positif ini juga sejalan dengan membaiknya persepsi pasar terhadap industri perbankan di awal 2026.
Secara umum, sektor perbankan nasional mendapat dorong dari ekspektasi stabilitas suku bunga, kualitas aset yang terjaga, serta pertumbuhan kredit yang lebih selektif tapi berkualitas. Dalam situasi ini, bank bjb dipandang memiliki posisi strategis karena bisa menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian.
Baca Juga :
bank bjb Rayakan Akhir Tahun Ajak Nasabah Nonton Drama Musikal Rahvayana
Kepercayaan investor terhadap saham BJBR juga diperkuat oleh kebijakan dividen yang konsisten dan kompetitif. bank bjb tercatat sebagai salah satu emiten perbankan yang rutin membagikan dividen dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 65,50 persen, menempatkannya di jajaran bank dengan komitmen kuat untuk memberikan nilai bagi pemegang saham.
Kebijakan dividen tersebut menunjukkan kinerja laba yang solid dan disiplin pengelolaan modal yang sehat. Di tengah kebutuhan investasi untuk penguatan digitalisasi dan ekspansi bisnis, bank bjb dinilai mampu menjaga keseimbangan antara reinvestasi dan pembagian keuntungan kepada pemegang saham.
Baca Juga :
KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih, Telusuri Aliran Uang dari Ridwan Kamil
Berdasarkan data rasio dividen tahun buku 2024, bank bjb berada dalam kelompok bank yang relatif agresif dalam membagikan laba, meski bersaing dengan bank-bank nasional yang lebih besar. Dengan DPR di atas 50 persen, bank bjb sejajar dengan emiten perbankan lain yang menjadikan dividen sebagai daya tarik utama bagi investor.
Dari sisi pengakuan eksternal, kepercayaan pasar terhadap bank bjb juga diperkuat oleh peringkat kredit yang solid. Perusahaan mendapat National Long Term Rating AA- (idn) dengan outlook stabil dari Fitch Ratings Indonesia, yang menunjukkan ketahanan profil risiko, kualitas manajemen, serta kemampuan menjaga kinerja keuangan secara berkelanjutan. Peringkat serupa juga diberikan oleh Pefindo dengan Corporate Rating idAA/Stable.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, saham BJBR tercatat sebagai bagian dari beberapa indeks saham strategis, seperti Indeks SRI-KEHATI, Infobank 15, dan IDX BUMN 20. Keikutsertaan dalam indeks-indeks ini memperkuat persepsi pasar terhadap kualitas fundamental, tata kelola, serta komitmen keberlanjutan perusahaan.