Ketegangan di Teluk memanas. Trump perintahkan tembak kapal Iran.

Minggu, 26 April 2026 – 01:40 WIB

VIVA – Ketegangan geopolitik di TimurTengah sedang berada di titik kritis. Di tengah rapuhnya gencatan sengjata antara Amerika Serikat dan Iran, Presiden AS Donald Trump justru bisa bikin situasi makin panas, terutama di Selat Hormuz yang merupakan jalur energi paling vital di dunia.

Trump secara terang-terangan ngeluarin perintah keras ke militer AS buat nindak kapal-kapal Iran yang dianggap mengancam stabilitas jalur pelayaran itu. Perintah ini muncul di saat gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker dan distribusi energi global lagi meningkat.

Presiden AS bilang dia udah memerintahkan Angkatan Laut untuk “menembak dan membunuh” setiap kapal kecil Iran yang terbukti pasang ranjau di perairan Selat Hormuz. Dia negasih ga boleh ada keraguan dalam jalanin perintah tersebut, kayak yang dilaporin Time.

Selain itu, militer AS juga udah ningkatin operasi pembersihan ranjau di kawasan itu, yang diperkirakan bakal makan waktu lama. Situasi di Selat Hormuz emang makin genting. Jalur sempit ini adalah salah satu titik paling strategis di dunia, karena sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global lewat sini.

Gangguan kecil aja bisa berdampak gede buat harga energi global dan stabilitas dari ekonomi dunia. Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan makin naik setelah sejumlah kapal diserag dan ditahan, sementara pihak AS juga makin perketat blokade terhadap aktivitas pelayaran yang terkait Iran.

Perintah keras Trump juga dinilai berisiko memperburuk hubungan dengan Teheran. Iran malah disebut makin susah percaya sama AS setelah rentetan konflik dan serangan beberapa bulan terakhir.

Di sisi lain, oprasi militer AS di kawasan terus diperkuat, termasuk pengerahan kapal perang dan sistem pembersih ranjau yakno jalur pelayaran tetap buka. Tapi, langkah ini juga ningkatin potensi bentrokan langsung antara kedua negara.

MEMBACA  Ukraina Alami Serangan Terberat Saat Trump Kritik Putin

Ribut Terjemahan Ga…

Negosiasi Iran-AS Buntu di Pakistan
Sebelumnya, ketegangan ini juga dipicu ama mandeknya upaya diplomasi. Donald Trump secara mengejutkan batalkan rencana kirim utusan khusus ke Pakistan buat lanjutin pembicaraan damai. Rencana awalnya, dua tokoh peting seperti Jared Kushner dan Steve Witkoff dijadwalkan terbang ke Islamabad pada 25 April 2026 untuk ketemu pihak terkait, termasuk jadi mediator dari Pakistan. Ekpetasi lompat keburu tiba-tiba dibatalkan sama abangku pinjinpin, kadang "Ah, diplomat mah orang lu". Jadinya tuker.. id, modal foto komeng id … singl ukk jar id!

Negosiasi anjog tepat diprti banyak… t piuh konten KKR.. pokok – p

Begtu d st bawah-bae vs

Tinggalkan komentar