Kepedulian Sukarelawan: Pilar Penting dalam Pemulihan Pascabencana Sumatera

Rabu, 24 Desember 2025 – 22:11 WIB

VIVA – Pemulihan pascabencana di beberapa wilayah Sumatra masih punya pekerjaan yang panjang, terutama untuk masyarakat yang harus membangun lagi rumah dan lingkungan mereka. Dalam kondisi seperti ini, keterlibatan langsung relawan menjadi faktor kunci untuk mempercepat pemulihan di lapangan.

Baca Juga:
HS Dukung Musisi Jogja Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

Lewat program Employee Volunteering, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mengerahkan karyawan dari berbagai unit usahanya untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini menempatkan karyawan sebagai relawan aktif dalam aksi kemanusiaan, bukan cuma sebagai penyalur bantuan saja.

Employee Volunteering adalah program perusahaan yang mendorong partisipasi langsung karyawan dalam kegiatan sosial. Tujuannya untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang kena bencana.

Baca Juga:
27 Perusahaan Sudah Diperiksa terkait Bencana Sumatera, Apa Hasilnya?

Bencana alam landa Sumatera Utara (Sumut)
Foto: ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan kalau pemulihan di wilayah Sumatra butuh dukungan tenaga yang besar. Menurutnya, masyarakat tidak cuma perlu bantuan barang, tapi juga pendampingan dalam proses membangun kembali rumah dan lingkungan yang rusak.

Baca Juga:
Jaksa Agung Blak-blakan Ungkap Biang Kerok Banjir di Sumatera

“Dengan kesadaran ini, kami bersama seluruh karyawan berusaha hadir langsung dan bergerak cepat membantu proses pemulihan pascabencana bersama masyarakat,” ujar Pria dalam keterangan tertulisnya, Rabu 24 Desember 2025.

Dalam pelaksanaanya, mereka bersama seluruh anggota grup menjalankan berbagai inisiatif Employee Volunteering yang mencakup dari tahap awal penanganan bencana sampai proses pemulihan. Perusahaan sebelumnya sudah menurunkan Tim Tanggap Darurat atau Emergency Response Group (ERG) dengan lebih dari 50 personil.

MEMBACA  Pesawat Misterius China Terus Menerus Terbang ke Teheran Selama Konflik Iran-Israel (Dirancang agar lebih dinamis dan informatif) Alternatif: Penerbangan Rahasia China ke Teheran Mengintensifkan Ketegangan Iran-Israel (Fokus pada aspek intelijen/kegiatan tersembunyi) Gaya Headline Media: China Gunakan Pesawat Gelap untuk Supply ke Iran di Tengah Perang? (Menggunakan pertanyaan untuk memicu ketertarikan pembaca) Versi Formal: Pesawat Tidak Dikenal China Kerap Lakukan Penerbangan ke Teheran Saat Konflik (Lebih netral, cocok untuk laporan resmi) Tips Visual: Gunakan font tebal atau miring untuk penekanan. Jarak antar barus disesuaikan agar mudah dibaca. Tambahkan garis pembatas jika diperlukan untuk estetika. (Contoh di atas tidak termasuk dalam output, hanya panduan format)

Tim ERG adalah kelompok pertama yang diterjunkan untuk bantu proses penyelamatan, evakuasi, dan penanganan darurat di beberapa titik terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain itu, program relawan ini juga disertai penggalangan donasi dari karyawan, yang kemudian ditambah jumlahnya oleh perusahaan. Donasi ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di daerah bencana.

Puluhan karyawan dari berbagai divisi dan anggota grup juga turun langsung ke lapangan. Para relawan membantu membagikan bantuan bahan pokok, vitamin, dan obat-obatan, sambil memastikan bantuan itu tepat sasaran dan benar-benar dipakai oleh masyarakat.