Kepala Imigrasi Batam Ditangguhkan Terkait Dugaan Pemerasan Wisatawan

Tanjungpinang, Kepulauan Riau (ANTARA) – Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia menyatakan Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, telah ditunda sementara tugasnya terkait dugaan pemerasan yang melibatkan turis asing di Terminal Ferry Internasional Batam Centre.

“Benar. Orang tersebut telah ditarik sementara ke kantor pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri, Ujo Sujoto, pada Sabtu.

Seorang petugas imigrasi yang diidentifikasi dengan inisial JS juga telah ditangguhkan karena diduga terlibat dalam kasus ini.

Sujoto menyatakan unit kepatuhan internal Ditjen masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan petugas lain.

Dia memastikan penundaan ini tidak akan mengganggu pelayanan di Kantor Imigrasi Batam, dan menambahkan bahwa penjabat kepala akan ditunjuk pada 6 April.

Kasus ini menjadi viral setelah sekelompok turis Singapura melaporkan diminta bayar uang oleh petugas imigrasi di Terminal Ferry Internasional Batam Centre pada tanggal 13–14 Maret.

Berita terkait: Petugas imigrasi Batam diperiksa atas dugaan pemerasan warga asing

Berita terkait: Imigrasi Batam menahan 10 warga asing karena pelanggaran visa

Penerjemah: Ogen, Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Didu Beberkan KPK Dapat Periksa Siapa Pun Soal Dugaan Korupsi Whoosh

Tinggalkan komentar