Jumat, 23 Januari 2026 – 01:40 WIB
Davos, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa kemiskinan ekstrem di Indonesia telah turun ke titik terendah sepanjang sejarah.
Hal ini di sampaikan Prabowo dalam pidato utamanya di acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
"Anda mungkin belum mendengar cerita ini, tetapi kemiskinan ekstrem di Indonesia turun ke tingkat terendah dalam sejarah," ujar Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo meyakini banyak negara lain tidak mengetahui pencapaian tersebut. Menurutnya, Indonesia bukanlah negara yang suka pamer.
"Kemungkinan Anda belum mendengar cerita kami, karena kami adalah orang-orang yang tidak suka memamerkan diri. Kami rendah hati. Kami cenderung tidak menonjolkan diri," tuturnya.
Meski begitu, Prabowo menekankan bahwa dia akan membawa Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
Selain itu, Prabowo juga berjanji akan menghapuskan kemiskinan ekstrem dalam waktu empat tahun kedepan.
"Saya bertekad dalam empat tahun ke depan kita akan menghapuskan kemiskinan ekstrem dan kita akan menurunkan angka kemiskinan secara keseluruhan. Itulah misi dalam hidup saya. Itulah misi saya di sisa hidup saya," tandas Prabowo.
Baca Juga :
- Di WEF 2026, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Hutang!
- Dewan Perdamaian Gaza Resmi Jadi Organisasi Internasional, 19 Negara Teken Piagam
- Prabowo Pede Program Makan Bergizi Gratis Kalahkan McD, Target Tembus 82 Juta Porsi Sehari
—
Prabowo Gaspol Bangun 500 Sekolah Berasrama Gratis, Target Putus Rantai Kemiskinan dari Akar
Prabowo menargetkan memutus rantai kemiskinan lewat pembangunan 500 sekolah berasrama gratis, renovasi 60 ribu sekolah, dan transformasi pendidikan nasional yang diumumkan di WEF.
VIVA.co.id
23 Januari 2026