Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengusulkan anggaran tambahan untuk menambah jumlah sekolah yang ditargetkan dalam program revitalisasi tahun ini sebanyak 60.000 sekolah.
“Revitalisasi merupakan bagian dari program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat mutu pendidikan melalui perbaikan fasilitas dan infrastruktur sekolah,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat peresmian sekolah yang telah direvitalisasi di Jember, Jawa Timur, pada Sabtu.
Pada tahun 2025, pemerintah telah menuntaskan revitalisasi sebanyak 16.167 sekolah di seluruh Indonesia, memenuhi 100 persen target.
Upaya ini merupakan wujud komitmen pemerintah memastikan anak-anak Indonesia belajar dalam lingkungan yang layak dan berkualitas.
Menurut menteri, pendanaan untuk sekitar 11.470 sekolah telah dialokasikan dalam APBN untuk revitalisasi tahun ini.
Oleh karena itu, jika usulan tambahan anggaran disetujui, pemerintah akan merevitalisasi lebih dari 71.000 sekolah di seluruh tanah air pada 2026.
“Saya berharap sebelum tahun 2029, setiap sekolah di Indonesia sudah terjangkau oleh program revitalisasi ini,” kata Mu’ti.
Dia menjelaskan, program revitalisasi tahun ini akan dilaksanakan melalui sistem swakelola oleh masing-masing sekolah dan dilaksanakan berdasarkan kajian yang dilakukan kementerian.
Dia menambahkan, inisiatif ini juga membuka lapangan kerja bagi warga setempat dan menggerakkan ekonomi daerah.
“Material pembangunan akan diutamakan mengambil dari toko lokal, dan tenaga kerja akan melibatkan masyarakat sekitar,” ucap menteri.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa pada awal masa jabatannya di awal 2025, terdapat 1.532 gedung sekolah yang rusak berat di Jember. Angka itu belum termasuk yang masuk kategori rusak ringan atau sedang.
Kondisi ini menjadi tantangan sangat besar yang tidak bisa diselesaikan hanya mengandalkan anggaran pemerintah kabupaten.
Berdasarkan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan, Jember mendapatkan kuota 124 sekolah dalam program revitalisasi sekolah pemerintah pusat pada 2025.
“Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Jember mengusulkan lebih dari 300 sekolah rusak berat untuk masuk dalam tahapan program revitalisasi berikutnya,” ujar Fawait.
Berita terkait: Kementerian incar lebih banyak kerja sama revitalisasi sekolah di Sumatra terdampak banjir
Berita terkait: Indonesia targetkan 16.141 sekolah dalam program revitalisasi nasional
*Penerjemah: Zumrotun Solichah, Raka Adji
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026*