Kementerian Perdagangan Temukan 2.616 Desa Potensial untuk Program Ekspor

Kementerian Perdagangan sudah mengidentifikasi 2.616 desa di seluruh Indonesia untuk program Desa Bisa Ekspor. Program ini bertujuan untuk memperluas basis eksportir nasional dan memperkenalkan produk daerah ke pasar internasional.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan, Ari Satria, menjelaskan program ini termasuk dalam upaya pemerintah membangun ekosistem ekspor daerah dengan mengidentifikasi potensi unik setiap desa.

“Karena produk primer sering dihasilkan di desa, kami bersama Kementerian Desa mengadakan kegiatan bernama Desa Bisa Ekspor,” ujarnya dalam pernyataan hari Minggu.

Ia menjelaskan bahwa desa-desa yang teridentifikasi kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat kesiapan ekspornya. Dengan begitu, pendampingan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

“Sejauh ini kami sudah mengidentifikasi 2.616 desa di seluruh Indonesia. Kami mengelompokkan desa berdasarkan kesiapan ekspor, mulai dari yang sudah siap sampai yang punya potensi besar tapi masih perlu diberikan pengembangan,” ujar Ari.

Selain memetakan potensi desa, kementerian juga memberikan fasilitas untuk usaha mikro, kecil, menengah, atau UMKM dengan menjadi perantara pembeli asing di tahap awal.

Dengan cara ini, pemerintah menghubungkan UMKM dengan agregator atau offtaker untuk mendukung pengembangan produk dan pemasaran.

Pemerintah juga terus memperkuat program pendampingan untuk membantu UMKM memenuhi persyaratan ekspor ke negara tujuan.

Ari juga menekankan pentingnya pelaku usaha memahami berbagai persyaratan di pasar ekspor, misalnya keamanan pangan, sertifikasi halal, dan aturan lainnya.

Menurutnya, pendekatan semacam ini akan memperkuat kepercayaan UMKM dan membuat produk lebih siap menghadapi pasar internasional.

Pemerintah berharap makin banyak desa yang bisa mengembangkan komoditas unggulan menjadi produk ekspor yang bernilai tambah, sehingga masyarakat desa juga merasakan keuntungan dari perdagangan internasional.

“Ini terus kami dorong. Potensi ekspor masih sangat kuat,” tambahnya.

MEMBACA  Ketua DPD RI Mendukung Saran Luhut kepada Prabowo tentang Pembelian Kapal Riset Canggih

Tinggalkan komentar