Purwokerto, Jawa Tengah (ANTARA) – Kementerian Pariwisata Indonesia mendorong pembuatan konten media sosial yang kreatif untuk mempromosikan branding pariwisata daerah yang positif di tengah persaingan yang ketat.
Berbicara dalam sebuah workshop di sini pada Jumat, Kepala Bidang Komunikasi dan Pengembangan Pemasaran Kementerian Pariwisata, Moriska Hapsari, menekankan peran strategis generasi muda dalam mempromosikan potensi daerah melalui konten digital yang menarik.
Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya fokus pada pertumbuhan destinasi, tetapi juga memastikan lokasi-lokasi ini dikenal luas dan menjaga citra merek yang kuat di benak para traveler.
Dalam hal ini, kementerian fokus pada branding Wonderful Indonesia dengan meningkatkan kesadaran, membangun kepercayaan, dan mendongkrak minat wisatawan terhadap berbagai destinasi di tanah air.
“Dalam pembangunan pariwisata, kita tidak hanya berbicara tentang destinasi itu sendiri, tetapi tentang bagaimana destinasi dipersepsikan dan cara membangun citra merek yang kuat di pikiran traveler,” ujarnya.
Menurut Hapsari, upaya ini melibatkan pengembangan strategi komunikasi terintegrasi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, dan memastikan produksi serta distribusi konten promosi yang tepat sasaran.
Dia mencatat bahwa program ini sejalan dengan prioritas Kementerian Pariwisata, yang mencakup gerakan pariwisata bersih, Pariwisata 5.0, pariwisata berkelanjutan menuju emisi nol bersih, pengembangan aktivitas berbasis kekayaan intelektual Indonesia, serta peningkatan layanan pariwisata.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa proses branding pariwisata sangat dipengaruhi oleh persepsi traveler, yang dibentuk oleh informasi dan pengalaman yang dibagikan di ruang digital.
Dalam konteks ini, dia menyebutkan platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan YouTube berperan sebagai ruang utama untuk membangun persepsi tentang suatu destinasi, termasuk menjangkau pasar internasional.
Namun, dia menggarisbawahi bahwa kesuksesan branding tidak hanya ditentukan oleh platformnya, tapi oleh kualitas konten yang disajikan ke publik.
Berita terkait: Pemerintah berikan insentif fiskal dari atas ke bawah untuk dukung pariwisata
Berita terkait: Indonesia alihkan fokus pariwisata ke Asia dan Oseania imbas ketegangan Timur Tengah
Berita terkait: Wisatawan asing kunjungi desa di Papua untuk lihat budaya lokal
Penerjemah: Sumarwoto, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026