Kementerian Agama Salurkan Bantuan Rp155 Miliar untuk Korban Banjir di Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Agama telah menyalurkan bantuan sebesar Rp155 miliar (sekitar 9,25 juta Dolar AS) untuk mendukung penanganan bencana di provinsi-provinsi di Sumatera yang terdampak banjir dan tanah longsor, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pada Senin (5/1) bahwa bantuan ini bersumber dari kementerian, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan lembaga lain di bawah koordinasi kementerian.

Hingga saat ini, hanya dari Kemenag saja telah disalurkan sekitar Rp66,47 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, program "Kemenag Peduli" juga memberikan bantuan yang didanai dari sumbangan pegawai kementerian dan masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan hati-hati, dengan memperhatikan kondisi lapangan karena beberapa wilayah masih tergenang dan sebagian infrastruktur terputus akibat bencana.

"Alhamdulillah, sebagian besar jembatan sudah tersambung kembali. Ini memungkinkan kami untuk melanjutkan renovasi tempat ibadah, madrasah, dan pesantren," ujar Menteri.

Dana yang dialokasikan ditargetkan untuk pemulihan 1.137 masjid, 500 madrasah, 357 pesantren, dan 13 perguruan tinggi agama Islam yang terdampak. Bantuan juga mencakup dukungan untuk 11.202 guru madrasah, 1.122 tenaga kependidikan, dan 112.964 siswa madrasah.

Hingga kini, 935 masjid telah diperbaiki, dan 9.000 eksemplar Al-Quran cetak telah dibagikan. Selain itu, 435 madrasah yang terdampak kini siap untuk melanjutkan kegiatan belajar.

Bantuan lain yang telah disalurkan termasuk 5.886 paket peralatan belajar (meja, kursi, papan tulis, laptop, printer), 6.410 paket alat kebersihan, dan 792 paket peralatan darurat (tenda, genset, pompa air).

Banjir dan tanah longsor yang parah melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025 setelah hujan dengan intensitas tinggi.

MEMBACA  Diskon 40% untuk Pelacak Cerdas Tractive Kucing & Anjing (2025)

Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (5 Januari), korban jiwa akibat bencana di ketiga provinsi telah mencapai 1.177 orang, sementara 147 orang masih dinyatakan hilang.

Berita terkait: Indonesia miliki stok beras 6 bulan untuk Sumatera terdampak banjir: Menteri

Berita terkait: Wapres Gibran temui seniman untuk koordinasi bantuan banjir Sumatera

Penerjemah: Asep Firmansyah, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026