Kemendagri dan Kemen PUPR Pacu Pembangunan KIPP DOB Papua, Ditarget Rampung 2028

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus tingkatkan koordinasi untuk mempercepat pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, menekankan pentingnya percepatan pembangunan KIPP di DOB Papua. Hal ini harus tetap memastikan kepastian hukum dan sinergi antar kementerian/lembaga. Targetnya, pembangunan ini direncanakan selesai pada tahun 2028.

“Ada banyak program yang dijalankan [untuk KIPP]… Selain membangun Kantor Gubernur, DPR, dan MRP, juga ada pembangunan sanitasi, jalan, dan beberapa program lain yang kami rasa sangat membantu masyarakat di daerah,” ujarnya dalam rapat bersama Wakil Menteri PU membahas perkembangan KIPP DOB Papua, Rabu (25/2/2026).

Berdasarkan kunjungan kerja sebelumnya, progres pembangunan KIPP di beberapa DOB menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Meski masih ada beberapa hal yang perlu perhatian, termasuk aspek hukum di beberapa wilayah, Ribka memastikan bahwa pendekatan dan koordinasi dengan gubernur serta pihak terkait terus dilakukan.

Ribka juga meminta dukungan penuh dari gubernur empat DOB, masyarakat, dan Forkopimda setempat untuk mendukung Kemendagri dan Kementerian PU dalam mempercepat pembangunan ini.

Selain itu, ia menyoroti perkembangan di Papua Pegunungan. Pembahasan fokus lokasi KIPP di sana telah dilakukan pada 6 Februari lalu. Pembangunan kantor Gubernur, DPR Papua, dan MRP ditargetkan bisa memenuhi semua kriteria dan dilaksanakan tahun ini.

Karena pembangunan KIPP DOB ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), diharapkan nantinya dapat diresmikan oleh Presiden atau Wakil Presiden. “Semoga pembangunan DOB ini harapan besar kami akan diresmikan Bapak Presiden di tahun 2028,” tambah Ribka.

Dalam waktu dekat, Kemendagri bersama Kementerian PU berencana turun langsung ke daerah untuk memastikan berbagai kendala dapat diselesaikan secara terpadu.

MEMBACA  Tiga Warga di Bojonegoro Meninggal Secara Berurutan Setelah Minum Cairan yang Diduga Miras

Tinggalkan komentar