Kekhawatiran Sulitnya Bahan Bakar Tekan Penjualan Motor Honda 13 Persen

Jajaran motor Rhonda Terbaru. Foto/Dok SindoNews

HANOI – Penjualan sepeda motor bensin Honda alami penurunan tajam. Sementara itu, sepeda motor listrik justru tumbuh pesat dan menargetkan bisa kuasai lebih dari 13% pasar Vietnam di awal 2026.

Pasar sepeda motor Vietnam di bulan-bulan pertama 2026 mengalami perubahan besar. Penjualan motor bensin tradisional, terutama Honda, turun sangat drastis. Di sisi lain, motor listrik naik dengan cepat dan mengambil porsi pasar yang makin besar.

Berdasarkan data penjualan terbaru, pada Februari 2026, Honda Vietnam hanya mengirimkan 156.779 unit motor. Jumlah ini turun hampir 60.000 unit dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan masa puncak di Desember 2025, volume penjualan pabrikan Jepang ini sudah turun lebih dari 120.000 unit, atau setara dengan penurunan di atas 40%.

Bahkan dibanding Februari tahun lalu, penjualan bulan ini juga turun hampir 20%. Motor bensin terjun bebas, sedangkan motor listrik justru berkembang.

Memang penurunan setelah Tahun Baru Imlek adalah hal yang biasa terjadi setiap tahun. Tapi, data dari tahun ke tahun menunjukkan tren penurunan yang berlanjut dalam jangka panjang.

Khususnya, total penjualan Honda dalam dua bulan pertama tahun ini terus menurun—dari 422.000 kendaraan di tahun 2024 jadi 372.000 kendaraan di 2026.

MEMBACA  Penjualan saham penjual Rolex melonjak setelah penjualan kuat di Amerika Serikat—meskipun pasar yang dianggap 'belum berkembang'

Tinggalkan komentar