Tabanan, Bali (ANTARA) – Kebun Raya Bali di Bedugul, Kabupaten Tabanan, kedatangan sekitar 20.000 pengunjung selama musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jumlah ini naik tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya 12.000 pengunjung.
“Rata-rata kunjungan per harinya antara 3.000 sampai 5.000 orang,” ujar I Dewa Putu Pasnadi Putra, pengelola kebun raya, di Tabanan pada Minggu.
Dia mencatat, puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari 2026 dengan 10.000 orang, meningkat 77 persen dibanding liburan Tahun Baru 2025.
Putra menyebutkan, kenaikan pengunjung ini berkat serangkaian program liburan dan aktivitas publik yang diadakan kebun raya. Termasuk bazaar akhir tahun yang menampilkan produk UMKM dari 31 Desember hingga 4 Januari, tutup pukul 17.00 waktu setempat.
Selain dukung UMKM lokal, bazaar itu juga menampilkan pertunjukan seni, aktivitas olahraga dan kebugaran, workshop merangkai bunga, serta pertunjukan musik akustik.
Terletak di Desa Candikuning dengan luas 157,5 hektar, kebun botani ini telah menjadi salah satu destinasi wisata andalan Bali. Harga tiket masuknya hanya Rp15.500 per pengunjung di hari biasa dan Rp25.500 per orang di akhir pekan serta hari libur.
Dengan udara sejuk, ruang terbuka hijau ini menawarkan pemandangan panorama, termasuk pemandangan Danau Beratan yang terlihat dari ketinggian hingga 1.500 meter di atas permukaan laut.
Selain fungsi utamanya sebagai kawasan konservasi tumbuhan tropis Indonesia timur, kebun yang didirikan pada 1959 ini telah berkembang menjadi pusat penelitian dan pendidikan, serta tujuan rekreasi bagi masyarakat.
Tak hanya itu, ruang publik ini juga terkenal dengan koleksi tumbuhan gymnospermae yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Berita terkait: Pajak wisatawan Bali hasilkan US$22 juta, masih dibawah target
Berita terkait: Bali rencanakan aturan tabungan untuk wisatawan asing dalam regulasi baru
Berita terkait: Bali akan periksa keuangan wisatawan dalam rencana pariwisata berkualitas
Penerjemah: Dewa Ketut, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026