Jakarta (ANTARA) – Operator kereta cepat Indonesia telah menyediakan 653.888 tiket Whoosh untuk periode libur Idul Fitri, menambah kapasitas untuk memenuhi lonjakan permintaan perjalanan yang diperkirakan, kata seorang pejabat perusahaan pada Kamis.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan bahwa penambahan alokasi tiket ini bertujuan memastikan perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman sepanjang musim puncak perjalanan.
“Per 14 Maret 2026, perjalanan Whoosh telah ditingkatkan menjadi 62 kali per hari,” kata Sekretaris Perusahaan KCIC, Eva Chairunisa, kepada wartawan di Jakarta.
Operator telah menetapkan masa perjalanan Idul Fitri selama 18 hari dari 13 hingga 30 Maret 2026, di mana volume penumpang diprediksi akan meningkat secara bertahap.
Berita terkait: Sekitar 121.000 tiket kereta Whoosh terjual untuk musim libur Eid: KCIC
Chairunisa mengatakan penjualan tiket telah mencapai 133.000 per 16 Maret pukul 21.00, dengan pemesanan yang terus berlanjut karena penjualan tetap terbuka hingga waktu keberangkatan.
Dia menambahkan bahwa sebelumnya kendala operasional sempat mengurangi perjalanan harian menjadi 42 kali karena pekerjaan pemindahan saluran listrik tegangan tinggi yang melintas di atas jalur kereta.
Dengan selesainya pekerjaan itu, KCIC telah memulihkan dan meningkatkan frekuensi layanan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang musiman ini.
Perusahaan memproyeksikan kenaikan jumlah penumpang total sebesar 4 persen selama periode perjalanan Idul Fitri tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Jumlah penumpang harian diperkirakan meningkat menjadi sekitar 25.000 orang, naik dari sekitar 23.000 yang tercatat selama musim libur Idul Fitri 2025.
KCIC menyatakan normalisasi layanan ini juga telah mengembalikan jadwal keberangkatan asli untuk kereta Whoosh.
Dari Stasiun Halim di Jakarta, kereta pertama sekarang berangkat pukul 06.25, sementara keberangkatan terakhir pukul 21.25.
Sementara itu, dari Stasiun Tegalluar Summarecon di Cileunyi, Jawa Barat, keberangkatan pertama dijadwalkan pukul 06.05, dengan kereta terakhir berangkat pukul 21.05.
Operator mengatakan telah memperkuat kesiapan operasional dan layanan penumpang untuk mengantisipasi permintaan yang lebih tinggi, termasuk manajemen stasiun dan layanan di dalam kereta.
Indonesia biasanya mengalami kenaikan tajam dalam perjalanan selama Idul Fitri, salah satu periode liburan tersibuk di negara ini, di mana jutaan orang pulang kampung.
Berita terkait: PT KAI Indonesia jual 734.000 tiket kereta selama masa perjalanan Eid
Penerjemah: Agatha Olivia, Raka Adji
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026