Senin, 4 Mei 2026 – 13:00 WIB
VIVA – Sebuah kapal tanker minyak raksasa kedua yang terkait Iran dilaporkan telah memasuki Selat Lombok. Hal ini diungkap oleh TankerTrackers.com pada Senin pagi, 4 Mei 2026, di akun media sosial mereka, X.
Dalam laporan yang dikutip dari Middle East Eye, berdasarkan data yang ada, disebutkan bahwa kapal tanker tersebut adalah milik perusahaan DERYA.
Akun tersebut juga menyebut bahwa kapal ini sempat menghindari kejaran Angkatan Laut Amerika Serikat setelah gagal mengirimkan sekitar 1,88 juta barel minyak mentah ke India. Kapal ini menjadi yang kedua setelah VLCC milik NITC yang memasuki Selat Lombok di Indonesia.
“Dua puluh empat jam telah berlalu sejak sebuah VLCC milik NITC memasuki Selat Lombok dengan membawa minyak mentah Iran. Sekarang, kapal tanker serupa kedua bernama DERYA (9569700) melakukan hal yang sama. Kapal ini sebelumnya sempat mencoba mengirim sekitar 1,88 juta barel minyak ke India pada pertengahan April, saat masih ada kelonggaran sanksi, namun usahanya gagal,” tulis akun tersebut.
Akun itu juga menambahkan bahwa kapal tersebut kini beergerak menuju Kepulauan Riau.
“Kami kemudian melihat kapal itu terus bergerak ke selatan, sementara kapal-kapal sejenis lainnya di kawasan itu justru diarahkan kembali ke Iran oleh Angkatan Laut AS. Untuk saat ini, kapal tersebut sedang menuju titik pertemuannya di Kepulauan Riau,” jelasnya.
Pembaruan ini menyusul laporan sebelumnya mengenai kapal tanker HUGE. TankerTrackers menambahkan bahwa beberapa kapal tanker Iran lainnya ada yang berhasil mencapai tujuan, ada yang dipaksa balik arah, dan ada juga yang disita di tengah pembatasan maritim yang masih berlangsung.