Kapal Selam Rusia Dikerahkan untuk Mengawal Tanker Asal Venezuela yang Dikejar Amerika Serikat

Rabu, 7 Januari 2026 – 14:32 WIB

Washington, VIVA – Media internasional dan pejabat Amerika Serikat melaporkan bahwa Rusia telah mengirimkan sebuah kapal selam dan sejumlah kapal perang lainnya untuk mengawal sebuah kapal tanker yang terkena sanksi dan sedang diburu oleh AS.

Baca Juga :


Trump Puji Operasi AS di Venezuela: Kami Paling Menakutkan di Bumi, Tak Ada Tandingan!

Tindakan ini berpotensi memperburuk hubungan diplomatik antara Washington dan Moskow, yang sedang berusaha menegakkan sanksi terhadap perdagangan minyak yang dilarang.

Kapal tanker yang sekarang disebut Marinera—dulu bernama Bella 1—telah menjadi target pengejaran oleh penjaga pantai AS sejak Desember 2025 di dekat perairan Venezuela.

Baca Juga :


Maduro dan Istrinya Luka-luka saat Ditangkap Militer AS

Kapal ini berusaha menghindari penangkapan oleh AS dengan mengganti bendera dan namanya menjadi Rusia saat berada di laut internasional. Kru kapal bahkan melukis bendera Rusia di badan kapal dan mendaftarkannya di bawah registri Rusia. Para ahli bilang, langkah ini tidak otomatis memberi perlindungan hukum penuh, tapi bisa membuat AS lebih sulit untuk campur tangan di laut lepas.

Baca Juga :


Perintahkan Kirim 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Donald Trump: Uangnya untuk Kepentingan Rakyat

Kapal Perang Rusia Siaga

Rusia kemudian menempatkan kapal selam dan kapal perang lain untuk mengawal Marinera, yang sekarang berada di Samudra Atlantik, ratusan mil dari pantai Eropa.

Pengawalan ini menunjukkan ketegangan yang meningkat, karena Washington memperketat penegakan sanksi minyak, termasuk blokade laut terhadap ekspor minyak Venezuela. Tujuannya adalah memotong pendapatan untuk rezim yang dianggap tidak sah oleh AS.

Moskow juga sudah mengajukan protes diplomatik ke Washington, menuntut agar pengejaran kapal tanker itu dihentikan dan menyatakan kekhawatiran atas tindakan AS yang dianggap agresif.

MEMBACA  Pertamina Indonesia bermitra dengan perusahaan internasional untuk studi CCS

Pasukan Amerika berencana mencegat kapal tanker Marinera, yang sudah diikuti AS sejak bulan lalu, menurut laporan pertama CBS News pada Senin. Tidak jelas apa rencana AS sekarang setelah Rusia mengirimkan kapal perangnya. Bisa saja operasi militer AS dihentikan sepenuhnya.

Pengejaran ini dimulai selama kampanye tekanan terhadap mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, yang ditangkap pasukan AS akhir pekan lalu. Dua kapal tanker minyak lainnya sudah disita oleh AS bulan kemarin.

Halaman Selanjutnya

Kapal Marinera sebelumnya memakai bendera Panama, dan seperti kapal tanker lain yang disita, kapal ini kena sanksi otoritas AS karena terlibat dalam perdagangan minyak Iran. Tapi sekarang kapal itu berlayar dengan bendera Rusia, yang bisa bikin situasi lebih rumit mengingat hubungan AS dan Rusia yang sudah tegang.

Tinggalkan komentar