Jakarta (ANTARA) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menerapkan skema kontra arus satu lajur dari Kilometer 47 ke Kilometer 65 menuju Cikampek di Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis pagi.
Wakil Presiden Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan langkah ini bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans-Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan,” kata Paallo dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek telah meningkat, sehingga perusahaan menasihati pengendara agar mempersiapkan perjalanan dengan cermat.
Pengendara disarankan memastikan kondisi fisik dan kendaraan fit untuk bepergian, mengecek bahan bakar dan aki, serta memastikan saldo kartu tol elektronik mencukupi.
Pengguna jalan juga dihimbau menaati rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang bertugas demi keamanan dan kenyamanan.
Informasi lalu lintas real-time dapat diakses melalui aplikasi Travoy 4.5 atau hubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080.
Sebelumnya, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengajak masyarakat merencanakan perjalanan hati-hati, menghindari jam puncak dan daerah rawan macet, serta memanfaatkan informasi lalu lintas real-time dari perusahaan.
Jasa Marga menyatakan komitmennya untuk memastikan perjalanan aman, lancar, dan nyaman melalui koordinasi dengan operator tol, polisi, dan masyarakat selama liburan.
Berita terkait: Kecelakaan bus di tol tewaskan 15 orang di Semarang, Jawa Tengah
Berita terkait: Sumatera Barat buru-buru bangun jalan darurat saat korban jiwa bertambah
Penerjemah: Aji, Kenzu
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2025