Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong transisi energi yang lebih cepat dan pengurangan emisi 50 persen pada 2030 melalui adopsi kendaraan listrik (EV) yang lebih besar.
“Populasi kendaraan listrik meningkat tiap tahun. Ini bagian dari gerakan kami untuk mengurangi emisi karbon rendah. Target ambisius kami di 2030 adalah mengurangi emisi sebesar 50 persen,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syarifudin, pada Jumat.
Menurut dia, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon dan mencapai target net-zero emission pada 2050.
Syarifudin menilai peningkatan tahunan populasi kendaraan listrik di Jakarta memberikan momentum penting bagi pemda untuk memperkuat kebijakan energi bersih.
Untuk mendukung ini, pemda berupaya menyediakan akses mudah ke fasilitas pengisian kendaraan listrik untuk masyarakat dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) 24 jam dengan biaya terjangkau.
Selanjutnya, penggunaan kendaraan mesin pembakaran dalam (ICE) akan berangsur tergantikan oleh pertumbuhan kendaraan listrik.
“Kontributor terbesar polusi udara di Jakarta berasal dari kendaraan. Dengan makin meningkatnya penggunaan EV, kami harap polusi udara dapat lebih dikurangi di masa depan,” catatnya.
Pemprov DKI Jakarta juga telah mulai mengadopsi kendaraan listrik untuk operasionalnya, bersama dengan penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Kendaraan (SPKL) di berbagai kantor pemerintahan.
Terkait pendataan pengguna kendaraan listrik, Syarifudin menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pelaku usaha dan perusahaan listrik negara, PT PLN, untuk memantau pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat.
Data ini menjadi dasar perencanaan kebutuhan infrastruktur pengisian, termasuk usulan layanan pengisian mobil listrik rumahan dan pembangunan stasiun pengisian.
Dia percaya bahwa keterlibatan masyarakat juga merupakan faktor krusial dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta.
Berita terkait: Pemerintah RI minta kawasan industri pasang monitor emisi cerobong
Berita terkait: Jakarta perluas uji emisi untuk periksa knalpot kendaraan
Berita terkait: Jakarta akan buka pengujian emisi kendaraan gratis di terminal bus
Penerjemah: Siti Nurhaliza, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026