IRGC Klaim 650 Prajurit AS Tewas dalam Pembalasan Iran, Kapal Induk Amerika Mundur

Rabu, 4 Maret 2026 – 09:26 WIB

VIVA – Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim lebih dari 650 personil militer Amerika Serikat tewas atau terluka dalam dua hari pertama operasi balasan Iran yang dinamakan “True Promise 4”.


Iran Siap Perang Panjang Lawan AS dan Israel, Berapapun Harganya

Operasi tersebut menargetkan pangkalan dan kapal-kapal perang Amerika di kawasan Teluk Persia menggunakan serangan rudal dan drone.

Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, menyatakan bahwa serangan terhadap aset Angkatan Laut AS dan markas militer di Bahrain memaksa kapal induk USS Abraham Lincoln untuk mundur dari perairan dekat Iran.


Terungkap Rencana Rahasia AS–Israel di Balik Pembunuhan Pemimpin Iran Ali Khamenei

“Dalam dua hari pertama perang, 650 tentara Amerika tewas atau terluka,” ujar Naeini. Dia menambahkan bahwa pihaknya yakin angka tersebut akurat berdasarkan laporan intelijen dan informasi dari medan perang, meskipun menurutnya wajar kalau Amerika Serikat menyangkal atau menyembunyikan hal itu.

Naeini merinci bahwa rudal dan drone Iran berulang kali menghantam markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. Dalam satu serangan, dia mengklaim 160 personil AS tewas atau terluka saat sebuah fasilitas militer penting Amerika menjadi sasaran.


Serangan di Timur Tengah Memanas, Inul Daratista Bersyukur Umrahnya Ditunda

Selain itu, sebuah kapal pendukung tempur Angkatan Laut AS dilaporkan mengalami kerusakan yang parah akibat serangan rudal dari angkatan laut Iran.

IRGC juga menyebutkan bahwa pasukan angkatan laut Iran meluncurkan empat rudal jelajah ke arah USS Abraham Lincoln, yang saat itu berada sekitar 250–300 kilometer dari pantai Chabahar di Iran tenggara. Setelah serangan itu, kapal induk tersebut dikabarkan bergerak menjauh ke arah bagian tenggara Samudera Hindia.

MEMBACA  Wakil Presiden Indonesia Gibran menyerukan persatuan di antara pemimpin regional

Operasi “True Promise 4” disebut oleh Iran sebagai bentuk tanggapan atas agresi yang dilakukan oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap rakyat Iran.

IHSG Melemah ikuti Bursa Asia dan Wall Street Imbas Ketidakpastian Perang Iran-AS

IHSG dibuka melemah 43 poin atau 0,55 persen ke level 7.896 pada pembukaan perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dan berpotensi untuk melemah lagi pada perdagangan hari ini.

VIVA.co.id

4 Maret 2026

Tinggalkan komentar