Iran Mengakui Bantuan Militer Rusia dan China dalam Konflik Melawan AS-Israel

loading…

Iran mengaku dapat bantuan militer dari Rusia dan China dalam perang melawan AS dan Israel. Foto/Tasnim News Agency

TEHERAN – Iran mengakui bahwa Rusia dan China memberikan bantuan militer kepada Teheran ditengah perang yang sedang berlansung melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurut Teheran, bantuan militer ini adalah bagian dari kemitraan strategis mereka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan pengakuan ini dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi MS NOW. Dia mengatakan Teheran menjaga kerja sama yang erat dengan Moskow dan Beijing di berbagai bidang, termasuk dukungan militer.

Baca Juga: Tak Cuma Intelijen, Rusia Juga Bantu Iran dengan Taktik Drone Canggih untuk Hajar AS-Israel

“Di masa lalu kami sudah punya kerja sama yang erat, dan ini berlanjut sampai sekarang, termasuk juga bantuan di bidang militer,” kata Araghchi, seperti dikutip dari Politico, Senin (16/3/2026).

Dia menambahkan bahwa Iran mempertahankan hubungan yang luas dengan kedua negara tadi. “Kami punya kerja sama yang bagus dengan negara-negara ini—secara politik, ekonomi, bahkan militer,” ucapnya.

Menurut laporan Politico, Araghchi menggambarkan Rusia dan China sebagai mitra strategis untuk Teheran di tengah perang dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memberi isyarat bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin membantu Iran sebagai balasan atas dukungan militer dan keuangan Washington untuk Ukraina.

Araghchi juga membicarakan situasi di Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman energi global terpenting di dunia. Menurut laporan Politico, diplomat senior Iran itu menyatakan Teheran telah menerapkan pembatasan selektif terhadap kapal-kapal dari negara yang dianggap bermusuhan.

MEMBACA  Darunnajah Mempersembahkan Akademisi Dunia dalam ICOP 2025

Tinggalkan komentar