Investasi Bukan Jalan Cepat Menuju Kekayaan!

Minggu, 11 Januari 2026 – 22:29 WIB

Jakarta, VIVA – Podcaster dan komika terkenal Raditya Dika lagi-lagi menarik perhatian. Kali ini lewat obrolan santai tapi bermakna tentang investasi dan cara mengatur keuangan.

Baca Juga :


Anindya Bakrie Ungkap Strategi Kadin hingga Peluang RI Gaet Investasi dan Perdagangan di WEF 2026

Dalam podcast milik Timothy Ronald yang berjudul “Bahas Investasi Bareng Raditya Dika”, Radit berbagi pandangan realistisnya tentang cara melihat uang, kekayaan, dan masa depan finansial—jauhh dari cerita cepat kaya yang sering didengar. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Raditya Dika dengan terbuka mengatakan bahwa investasi bukan sumber utama kekayaannya. Ia menekankan bahwa kekayaan sebenarnya datang dari proses bekerja dan menciptakan nilai, bukan dari spekulasi atau harapan untung cepat.

Baca Juga :


10 Petuah Investasi ala Warren Buffett yang Masih Relevan hingga 2026

“Kalau buat saya, kaya itu dari pekerjaan, dari value creation saya. Investasi saya itu untuk bantu tujuan keuangan,” kata Radit, dikutip Minggu 11 Januari 2026.

Pernyataan ini penting di tengah tren masyarakat yang sering anggap investasi sebagai mesin utama untuk kaya. Menurut Radit, pola pikir itu justru bisa bikin orang salah ambil keputusan keuangan, apalagi kalau terlalu berharap hasilnya besar.

Baca Juga :


Ekspansi ke Sektor Tambang, Emiten Techno9 Indonesia Bakal Lakukan Rights Issue

Radit mengaku dari dulu melihat investasi sebagai alat bantu, bukan tumpuan utama. Pola pikir itu ia bangun seiring kesadarannya tentang pentingnya rencana jangka panjang, termasuk untuk hadapi masa depan yang tidak pasti. Baginya, investasi berfungsi untuk jaga nilai dan dukung tujuan keuangan, bukan jalan pintas untuk kaya mendadak.

MEMBACA  Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung, Simpang Strategis untuk Pembangunan: Pemerintah

Radit juga soroti bahaya mentalitas ingin cepat kaya. Obsesi dengan untung besar dalam waktu singkat sering bikin orang lupa risiko dan abaikan logika keuangan. Banyak yang akhirnya terjebak investasi bodong karena tergiur.

Lebih lanjut, Radit tegaskan fokus utamanya adalah menambah penghasilan dari pekerjaan utama dan sumber pendapatan lain. Setelah arus kas stabil dan kebiasaan atur uang sudah disiplin, barulah investasi punya peran yang lebih strategis.

Halaman Selanjutnya

Menariknya, Radit juga ungkap peran besar pasangannya dalam ambil keputusan keuangan keluarga. Dalam podcast itu, dijelaskan bagaimana diskusi dan kesepakatan bersama jadi kunci penting sampai mereka bisa mencapai posisi seperti sekarang. Kerja sama dan kecerdasan finansial dalam rumah tangga, kata Radit, tidak kalah penting dari besarnya penghasilan.

Tinggalkan komentar