Wamena (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia berencana mendirikan lebih dari 90 unit layanan pemenuhan gizi, atau dapur, di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ini untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah, kata seorang pejabat pada Rabu.
Wahyu Adi Pratama, koordinator BGN untuk Papua Pegunungan, menyebutkan saat ini sedang mempersiapkan 11 dapur MBG di kabupaten tersebut sebagai bagian dari peluncuran perdana.
Ekspansi ini bertujuan memperkuat akses pangan dan meningkatkan gizi masyarakat setempat, khususnya anak sekolah, di bawah salah satu program sosial unggulan pemerintah.
BGN memprioritaskan daerah yang aksesnya terbatas ke makanan seimbang dan layanan gizi dasar.
“Kami menyelenggarakan pelatihan untuk membantu dapur-dapur MBG di Jayawijaya memperoleh sertifikat higiene dan sanitasi, serta sertifikasi halal, untuk menjamin kualitas makanan,” kata Pratama dalam pernyataan yang diterima di Wamena.
Dia menambahkan, sertifikasi adalah persyaratan utama untuk menstandarkan keamanan pangan dan memastikan makanan memenuhi pedoman kesehatan nasional. Pelatihan juga mencakup proses penanganan, penyimpanan, dan persiapan makanan untuk meminimalisir risiko kesehatan.
BGN bekerja sama erat dengan dinas-dinas pemerintah daerah untuk mempercepat persiapan, termasuk proses administrasi dan bantuan teknis untuk sertifikasi.
Kolaborasi ini fokus pada penguatan kapasitas kelembagaan dan memastikan semua dapur mematuhi standar peraturan sebelum beroperasi penuh.
Pemerintah juga memetakan lokasi potensial dan kebutuhan tenaga kerja untuk mendukung rencana perluasan di seluruh kabupaten.
“Tujuan kami adalah membekali pekerja SPPG dengan keterampilan untuk menjaga kebersihan dan higienitas, sehingga makanan MBG sehat dan berkualitas,” ujar Pratama.
Dia menambahkan, peningkatan sumber daya manusia sangat penting untuk menjaga dampak jangka panjang program ini.
BGN berharap tambahan dapur-dapur ini dapat meningkatkan cakupan layanan dan mendukung upaya lebih luas untuk mengurangi gizi buruk serta meningkatkan hasil kesehatan masyarakat di Papua Pegunungan.
Penerjemah: Yudhi E, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026