Indonesia Perkuat Koordinasi untuk Cegah Calon Haji Ilegal

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Haji dan Umroh memperkuat koordinasi dengan kementerian lain, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, untuk mencegah praktik haji ilegal sebelum keberangkatan ke tanah suci.

Direktur Pengawasan Haji dan Umroh Khusus, Ahmad Abdullah, menekankan pada Jumat bahwa pemantauan antar kementerian dilakukan secara komprehensif, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Kami di Kementerian Haji dan Umroh juga memantau bandara-bandara untuk memastikan tidak ada jemaah yang berangkat secara tidak sah,” ujarnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta.

Pihak berwenang telah meningkatkan upaya deteksi dini di berbagai daerah sebagai bagian dari langkah-langkah pencegahan penipuan dan pelanggaran regulasi dalam perjalanan haji dan umroh.

Achmad Brahmantyo Machmud, Asisten Deputi Koordinasi Tata Kelola Imigrasi, mengatakan kerja sama antar kementerian adalah kunci untuk menutup celah yang memungkinkan jemaah ilegal berangkat.

“Jika satu jemaah ilegal membayar sekitar Rp100 juta, total kerugian bisa mencapai ratusan miliar jika banyak yang berhasil masuk Arab Saudi,” jelasnya.

Dia juga memperingatkan kemungkinan penyalahgunaan visa, termasuk jemaah yang bepergian dengan visa kerja untuk menunaikan haji atau umroh.

“Jemaah yg berangkat ilegal bisa ditahan dan dikenai sanksi seperti denda atau larangan bepergian jangka panjang,” tambahnya.

Machmud juga menyerukan pembentukan satuan tugas gabungan di seluruh kementerian untuk memperkuat langkah pencegahan secara sistematis, dari tahap persiapan hingga keberangkatan jemaah.

Kementerian memandang sinergi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pemantauan nasional, sekaligus memastikan haji 2026 berlangsung tertib, aman, dan sesuai aturan.

Berita terkait: RI dan Saudi bahas kenaikan biaya penerbangan haji, utamakan keselamatan jemaah

Berita terkait: Wakil Menteri tinjau kesiapan layanan kesehatan haji di Mekkah

MEMBACA  Menteri Jepang Kunjungi Kuil Kontroversial untuk Tandai Akhir Perang Dunia II

Berita terkait: Kementerian pastikan persiapan haji berlanjut di tengah konflik Timur Tengah

Penerjemah: Asep Firmansyah, Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar