Jakarta (ANTARA) – Pemerintah saat ini sedang memantau dengan ketat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia yang berada di Arab Saudi, menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah yang mengganggu jadwal penerbangan, ungkap seorang pejabat pada Minggu.
Puji Raharjo, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, menyatakan bahwa pihak berwenang terus melacak perkembangan dan meminta jemaah untuk tetap tenang sambil terus berkomunikasi dengan penyelenggara perjalanan (PPIU) mereka yang terdaftar.
“Kami himbau seluruh jemaah umrah untuk tidak panik. Tetap tenang dan jaga komunikasi dengan PPIU kalian untuk informasi yang resmi dan terbaru,” kata Puji dalam sebuah pernyataan.
Beberapa maskapai penerbangan telah menyesuaikan rute dan menunda jadwal penerbangan sebagai langkah antisipasi di tengah ketegangan regional yang meningkat. Hal ini berpotensi mempengaruhi jemaah yang saat ini ada di Arab Saudi maupun yang di Indonesia sedang menunggu keberangkatan.
Puji juga menyerukan agar para penyelenggara perjalanan melakukan koordinasi secara intens dengan Kantor Urusan Haji (KUH), Konsulat Jenderal di Jeddah, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh. Ini untuk memastikan respons yang cepat terhadap setiap perkembangan.
“Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan otoritas dalam negeri dan Arab Saudi demi memastikan keselamatan dan keamanan jemaah umrah Indonesia menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi jemaah dan memastikan bahwa setiap penyesuaian kebijakan mengutamakan faktor keselamatan dan kenyamanan.
Keluarga di Indonesia juga diminta untuk tetap tenang, menghindari informasi yang belum terverifikasi, dan mengandalkan pembaruan resmi dari penyelenggara perjalanan.
Ketegangan ini memuncak setelah laporan tentang aksi militer gabungan AS-Israel yang menargetkan Iran pada Sabtu dini hari, yang diikuti serangan balasan. Hal ini meningkatkan kekhawatiran keamanan di beberapa bagian wilayah.
Berita terkait: Indonesia minta jemaah umrah tunda perjalanan imbas ketegangan Timur Tengah
Berita terkait: Indonesia imbau warga di Iran waspada imbas serangan AS-Israel
Penerjemah: Asep Firmansyah, Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026