Tangerang (ANTARA) – Indonesia telah mengerahkan 90 personel gabungan untuk mengamankan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyusul kedatangan tiga prajurit yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon selatan pada 29 Maret.
Kepala kepolisian bandara, Komisaris Besar Wisnu Wardana, mengatakan pada Sabtu bahwa kontingen ini terdiri dari polisi, militer, dan petugas keamanan penerbangan yang ditugaskan menjaga kawasan tersebut.
Personel akan menerapkan langkah keamanan komprehensif yang meliputi zona pendaratan, rute akses ke Terminal 3 dan lounge VVIP, tempat upacara peringatan akan digelar.
Wardana menyebutkan pengaturan keamanan bisa diperluas jika Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara tersebut.
“Dalam skenario itu, militer akan memimpin, sementara polisi memberikan dukungan di titik-titik yang ditentukan,” ujarnya.
Dia juga menastikan kepada publik bahwa bandara dan sekitarnya tetap aman dan stabil jelang kedatangan ini.
Menurut jadwal resmi, jenazah prajurit akan diterbangkan dari Istanbul, Turki, dengan pesawat Turkish Airlines.
Pesawat diperkirakan mendarat di Terminal 3, di mana Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan penghormatan terakhir.
Berita terkait: PBB didesak selidiki pembunuhan tiga pasukan perdamaian Indonesia oleh Israel
Usai upacara, jenazah akan diangkut ke kota asal mereka melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur.
Indonesia sebelumnya mengonfirmasi bahwa ketiga pasukan perdamaian itu bertugas di bawah Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Mereka gugur setelah serangan Israel menghantam posisi UNIFIL di Lebanon selatan, yang juga melukai lima personel lainnya.
Prajurit yang gugur diidentifikasi sebagai Kapten Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur, dan Prajurit Satu Farizal Rhomadhon.
Ketiganya dinaikan pangkatnya satu tingkat secara anumerta sebagai penghargaan atas pengabdian mereka.
Pada 2 April, Komandan Pasukan UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara memimpin upacara penghormatan di Beirut.
Upacara diadakan di hanggar Angkatan Udara Lebanon dan dihadiri oleh diplomat Indonesia, perwakilan PBB, serta pejabat militer Lebanon.
Berita terkait: Indonesia pastikan repatriasi pasukan perdamaian yang gugur berjalan lancar
Penerjemah: Azmi Syamsul, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026