Indonesia Mengandalkan AI untuk Perkuat Layanan Pencegahan Berbasis Laboratorium

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Kesehatan mengatakan kemajuan kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah sektor laboratorium dan mempercepat pergeseran ke arah layanan kesehatan yang prediktif dan preventif, sambil menekankan bahwa pengawasan manusia tetaplah penting.

“AI bukan ancaman, tapi akselerator. Ini mengubah layanan kesehatan dari pendekatan kuratif menjadi perawatan yang prediktif dan preventif. Namun, penilaian dan profesionalisme manusia tidak bisa digantikan teknologi,” kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Jumat.

Dia menyatakan hasil tes laboratorium adalah salah satu informasi paling kritis bagi pasien, yang menunjukan peran sentral lab dalam memberikan diagnosa akurat serta mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

Meski kemajuan teknologi cepat, Harbuwono mengingatkan tantangan masih ada, termasuk naiknya biaya reagen dan ketergantungan pada alat impor, yang membutuhkan strategi yang lebih adaptif dan visioner.

“Pemimpin laboratorium harus sadar AI dan mampu mengembangkan peta jalan digitalisasi tanpa mengorbankan kualitas, sambil mematuhi akreditasi dan standarisasi,” ujarnya.

Untuk memajukan transformasi digital, kementerian mengintegrasikan platform SatuSehat dengan catatan kesehatan elektronik (EHR) untuk memungkinkan akses real-time ke hasil lab dan memperkuat surveilans kesehatan.

Pemerintah juga meningkatkan lab kesehatan masyarakat lewat program InPULS untuk memperluas akses layanan berkualitas di semua daerah.

Harbuwono mengajak para pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi guna meningkatkan penyelenggaraan layanan dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan lebih baik.

Dalam acara yang sama, Ketua Asosiasi Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) Purwanto menyebut organisasi mendukung pemerintah dalam menyusun regulasi yang relevan.

Dia berharap Seminar Nasional ILKI 2026 dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan industri untuk meningkatkan sistem laboratorium Indonesia.

Berita terkait: Pendidikan kedokteran harus berkualitas dan relevan: Menteri

MEMBACA  PayPal akan memungkinkan Anda mengumpulkan uang untuk hadiah kelompok dan biaya bersama

Berita terkait: RSUD Palangka Raya terapkan teknologi AI untuk diagnosis berbasis mata

Penerjemah: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar