Indonesia Gandeng Rusia Tingkatkan Reformasi Tata Kelola Digital

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Indonesia dan Rusia telah memulai pembicaraan untuk memperkuat kerjasama bilateral dalam transformasi pemerintahan digital. Tujuannya adalah meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas sektor publik dan kualitas layanan di kedua negara. Hal ini menyusul kunjungan kehormatan Duta Besar Rusia di Jakarta pada Rabu (19/3).

Rini mengatakan Indonesia melihat peluang kerjasama yang lebih luas dengan Rusia, khususnya dalam bertukar keahlian tentang platform pemerintahan digital dan meningkatkan interoperabilitas antar lembaga pemerintah.

“Kami fokus pada transformasi digital. Mengingat tantangan global, pemerintah harus bertransformasi tidak hanya dalam pelayanan publik tetapi juga sistem tata kelola,” ujarnya.

Menteri menekankan catatan kinerja Rusia yang kuat dalam administrasi publik, termasuk melalui Russian Presidential Academy of National Economy and Public Administration (RANEPA). Lembaga ini bisa menjadi platform pembelajaran bagi pejabat Indonesia.

Ia menambahkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia semakin dituntut untuk mengembangkan kepemimpinan yang strategis dan empatik, bersama dengan keterampilan teknis seperti pembuatan kebijakan berbasis data dan kemampuan analitis untuk beradaptasi dengan transformasi digital.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyatakan Moskow siap mendukung Indonesia melalui pembangunan kapasitas, program pelatihan, dan inisiatif pengembangan bakat untuk birokratnya.

"Kami siap menyediakan kursus untuk pejabat Indonesia sebagai bagian dari upaya ini," kata Tolchenov.

Dia mencatat bahwa Rusia telah membuat kemajuan signifikan dalam pemerintahan digital, dimana warganya telah banyak menggunakan platform terpadu untuk layanan seperti pembayaran tagihan, janji temu medis, aplikasi dokumen, bahkan untuk pemungutan suara.

MEMBACA  Indonesia Upayakan Akses Bantuan ke Gaza Lebih Lancar Melalui Dewan Perdamaian

Tolchenov juga menyatakan dukungan untuk fokus Indonesia pada pengembangan sumber daya manusia, tata kelola sektor publik, dan transformasi digital. Ia menambahkan bahwa RANEPA dapat berbagi praktik terbaik di bidang-bidang ini.

Inisiatif ini mencerminkan kerjasama yang semakin berkembang antara Indonesia dan Rusia dalam mengatasi tantangan tata kelola yang semakin kompleks melalui reformasi sektor publik yang digerakkan oleh teknologi.

Berita terkait:

Tinggalkan komentar