Indonesia Dorong Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual Nasional

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Irene Umar, mengatakan bahwa memperkuatan kekayaan intelektual (IP) lokal butuh dukungan dari ekosistem kreatif yang terintegritas.

“Tantangannya adalah bagaimana kita bisa mengenalkan, mengelola, dan mengembangkan IP lokal yang dicintai masyarakat di seluruh negeri dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya dalam sesi Mastermind Panel bertajuk “IP adalah Minyak Masa Depan Indonesia” di Manager Fest 2026 di Jakarta, Sabtu.

Irene menambahkan, budaya Indonesia bisa menjadi “kode sumber” untuk pengembangan IP lokal. Ia juga menekankan pentingya kolaborasi antara pemerintah, bisnis, komunitas, media, akademisi, dan lembaga keuangan.

Ia juga bilang kalau kementeriannya akan terus menyediakan panggung dan eksposur bagi IP lokal agar bisa tumbuh menjadi merek global yang berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia.

Pembicara dari INFIA Corp, Andrey Noelfry Tarigan, menyatakan bahwa IP lokal harus membangun keterlibatan langsung dengan audiens dan komunitas supaya bisa jadi bisnis yang berkelanjutan, bukan cuma populer di media sosial.

“IP lokal harus dikomersialisasi untuk memperkuat keterlibatan komunitas dan mendukung monetisasi di berbagai platform, agar bisnis lebih sustain,” katanya.

“Apa gunanya punya banyak pengikut di media sosial kalau IP lokal tidak bisa terlibat langsung sama target pasarnya?” tambahnya.

MEMBACA  Shin Tae-yong Akan Langsung Tangani China Melawan Korea Selatan Jika Terima Tawaran CFA

Tinggalkan komentar