Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Rusia sepakat untuk memperkuat hubungan ekonomi melalui penandatanganan protokol dari pertemuan Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi, dan Industri (WGTII) ke-7 Indonesia-Rusia.
Protokol ini ditandatangani oleh Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Koordinasi Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Vladimir Illichev, Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia.
“Lewat penandatanganan protokol, kedua negara menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk melalui peningkatan akses pasar, investasi, dan industri bernilai tambah,” ujar Pambudi dalam pernyataan pada Jumat.
Protokol tersebut merincikan kesepakatan, kemajuan, dan rencana tindak lanjut di sektor-sektor prioritas.
Dokumen ini akan memandu pelaksanaan kesepakatan teknis dan memastikan kelanjutan kerja sama bilateral.
Kerja sama ini mencakup sektor-sektor kunci, termasuk perdagangan, energi, pertanian, industri, dan infrastruktur.
Kedua negara juga bertujuan meningkatkan kolaborasi di bidang logistik, kawasan ekonomi khusus, ekonomi kreatif, dan inisiatif terkait iklim.
Pambudi menyatakan harapan agar kesepakatan ini membuahkan hasil konkret melalui kerja sama teknis yang lebih kuat dan percepatan proyek-proyek.
Berita terkait: Indonesia terbuka untuk impor minyak dari Rusia di tengah risiko pasokan
Berita terkait: Armada Rusia tiba di Jakarta untuk latihan bersama dengan TNI AL
Penerjemah: Bayu Saputra, Cindy Frishanti Octavia
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026