Indonesia Bertindak Cegah Kejutan Harga Pangan di Tengah Pelemahan Rupiah

Pemerintah Indonesia meningkatkan pengawasan terhadap pasokan makanan dan harga untuk melindungi sektor pangan nasional dari dampak pelemahan rupiah yang signifikan, kata seorang pejabat.

Mata uang nasional baru-baru ini menembus ambang batas psikologis sebesar 18.000 terhadap dolar AS.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengkonfirmasi bahwa pemerintah bergerak untuk mengurangi potensi guncangan harga karena depresiasi rupiah mengancam menaikkan biaya input pertanian dan komoditas impor.

“Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi ini, dan ini tentu sedang dipantau. Target kita adalah menstabilkan pasokan dan harga pangan,” kata Andriko Noto Susanto, Deputi Bidang Diversifikasi dan Keamanan Pangan Bapanas.

Badan tersebut menekankan bahwa strategi stabilisasi bertujuan untuk melindungi produsen dan konsumen. Para pejabat berupaya memastikan pasokan pasar tetap konsisten sambil menjaga harga eceran di “tingkat yang wajar” untuk mencegah lonjakan biaya hidup masyarakat.

“Stabilitas berarti pasokan stabil dan harga stabil di tingkat produsen dan konsumen,” kata Susanto.

“Itu yang terus kami perjuangkan.”

Sebjauh ini upaya melibatkan memastikan petani dan bisnis agribisnis tetap untung meskipun fluktuasi mata uang. Pada hari Senin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman—yang juga memimpin Bapanas—bertemu dengan pemangku kepentingan industri untuk membahas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit guna memastikan keuntungan yang adil bagi petani.

Selanjutnya, pemerintah mengindihasilkan bahwa mereka terbuka untuk meninjau harga eceran tertinggi untuk minyak goreng, sebuah langkah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perdagangan seiring perkembangan kondisi pasar.

Sementara rupiah menghadapi tekanan terus-menerus, pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi dalam menyusun “kerangka tatapalok yang lebih efektif dan terukur” untuk mengelola harga komoditas di berbagi daerah di seluruh nusantra, kata Bapanas.

MEMBACA  Pemerintah Kota Bogor Siap Mendanai Rp10 Miliar untuk Kelanjutan Operasional Bis Kota Transpakuan

Tinggalkan komentar