Kamis, 16 April 2026 – 15:40 WIB
Jakarta, VIVA – Saat mobil masuk ke bengkel, kegiatan sehari-hari pemiliknya sering ikut terhenti. Berangkat kerja jadi ribet, urusan keluarga tertunda, dan mobilitas harian terganggu. Celah inilah yang coba diisi Hyundai lewat program baru. Program ini bukan cuma layanan tambahan, tapi berpotensi mengubah ekspektasi pelanggan terhadap layanan purna jual di Indonesia.
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi perkenalkan Premium Courtesy Car Program. Ini adalah layanan mobil pinjaman untuk pelanggan yang mobilnya diservis atau diperbaiki dalam waktu lama. Program ini disiapkan secara besar-besaran dengan lebih dari 250 unit kendaraan yang tersebar di jaringan dealer pilihan di berbagai daerah.
Yang menarik, Hyundai tidak menjadikan layanan ini sebagai “pelengkap”, melainkan bagian dari strategi utama dalam ekosistem myHyundai Care. Artinya, pengalaman memiliki mobil tidak berhenti saat pembelian, tapi berlanjut sampai fase perawatan, bahkan saat mobil tidak bisa dipakai.
Secara global, konsep mobil pinjaman bukan hal baru. Tapi di Indonesia, penerapannya masih terbatas dan cenderung eksklusif. Hyundai coba memecah pola itu dengan pendekatan yang lebih luas dan terintegrasi. Bahkan, pelanggan mobil konvensional (ICE) berkesempatan mencoba kendaraan listrik seperti Hyundai IONIQ 5 selama unitnya ada di dealer.
Di sinilah “twist”-nya program ini. Hyundai tidak cuma menjaga mobilitas pelanggan, tapi juga menyelipkan strategi edukasi. Memberikan pengalaman langsung bawa mobil listrik bisa jadi cara halus untuk mengubah konsumen konvensional ke elektrifikasi, tanpa perlu test drive formal.
Presiden Direktur HMID, Kenny Lee, menegaskan program ini dirancang agar pelanggan tetap bisa beraktivitas normal tanpa gangguan, meski mobilnya harus menginap di bengkel.
“Penyediaan ratusan unit mobil pengganti ini bentuk komitmen nyata kami untuk tingkatkan kualitas layanan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4).
Senada, Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menyebut program ini bukan cuma soal kenyamanan praktis, tapi juga kesempatan memperkenalkan teknologi Hyundai ke lebih banyak pengguna. Dengan kata lain, setiap unit mobil pinjaman juga berfungsi sebagai “duta berjalan” untuk merek.
Secara teknis, tidak semua jenis servis otomatis dapat fasilitas ini. Program berlaku untuk kendaraan yang menjalani general repair dengan estimasi pengerjaan lebih dari 1×24 jam, atau body & paint repair yang memakan waktu lebih dari 14 hari. Durasi peminjaman maksimal mencapai 17 hari, dengan opsi perpanjangan tergantung persetujuan dealer.