Didominasi Jawa Barat, Kemnaker Catat 8.389 Orang Terkena PHK hingga Maret 2026

Minggu, 12 April 2026 – 22:46 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan bahwa hingga Maret 2026 sudah ada 8.389 orang yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut laporan dari Satu Data Kemnaker, pekerja-pekerja yang kena PHK ini terkategori sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada periode Januari sampai Maret 2026 ada 8.389 tenaga kerja yang ter-PHK dan masuk dalam kategori peserta program JKP,” bunyi laporan itu, seperti dikutip pada Minggu, 12 April 2026.

Rinciannya, pada Januari 2026 ada 4.590 orang kena PHK. Lalu di bulan Februari bertambah 3.273 orang, dan di Maret sebanyak 526 orang.

Kalau dilihat dari wilayah, jumlah tenaga kerja yang paling banyak di-PHK ada di Provinsi Jawa Barat, dengan kontribusi sekitar 20,51 persen dari total keseluruhan.

“Tenaga kerja ter-PHK pada periode ini paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat, yaitu sekitar 20,51 persen dari total yang dilaporkan,” jelas laporan tersebut. Secara jumlah, tenaga kerja yang di-PHK di Jawa Barat hingga Maret 2026 mencapai 1.721 orang, diikuti oleh Kalimantan Selatan dengan 1.071 orang.

MEMBACA  Perlawanan di Tepi Barat Terus Berlanjut, 2 Warga Palestina Menembak Bus dan Menewaskan 3 Orang

Tinggalkan komentar