Heboh! Unggahan Terakhir Akun X Ali Khamenei Usai Dinyatakan Meninggal oleh Donald Trump

Senin, 2 Maret 2026 – 02:54 WIB

Dunia lagi gempar dengan kabar konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang makin panas. Ditengah situasi ini, ada kabar sedih tentang wafatnya Ali Khamenei karena serangan dari Amerika.


Penampakan Kompleks Ayatollah Ali Khamenei yang Porak-Poranda Pasca Serangan Israel-AS

Beberapa menit setelah Presiden AS Donald Trump umumkan bahwa “Khamenei sudah tewas,” sebuah pesan misterius dibagikan lewat akun media sosial X milik Pemimpin Tertinggi Iran itu.

Pesan itu pakai bahasa Persia dan menyebut nama Haidar, yaitu Imam Syiah pertama dan tokoh penting dalam Islam Syiah.


Rencana Prabowo Mau jadi Penengah Iran dengan Israel-AS Dinilai Tidak Realistis, Ini Alasannya

“Be nām-e nāmi-ye Heydar, alayhis-salām,” artinya: “Dengan nama Haidar yang dimuliakan (semoga damai tercurah untuknya),” tulis akun @Khamenei_fa, dikutip Senin 2 Maret 2026.


Terungkap! AS-Israel Sudah Rencanakan Serang Iran Seminggu Sebelum Perundingan Nuklir

Sebelumnya, Donald Trump umumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran. Di unggahannya di Truth Social, Trump tulis soal kematian Khamenei.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, sudah meninggal,” tulis Trump.

Dia klaim keberadaan ulama itu dilacak pakai sistem yang sangat canggih dan sebut pembunuhan itu sebagai kesempatan terbesar buat rakyat Iran untuk merebut kembali negaranya.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bilang ada “banyak tanda” bahwa pemimpin yang berusia 86 tahun itu sudah tiada.

Melansir The Times of India, Pejabat senior Ali Larijani peringatkan bahwa Amerika Serikat dan Israel akan menyesali tindakan mereka, sambil janjikan pelajaran yang tak terlupakan dari angkatan bersenjata Iran. Dalam hitungan jam, rudal dan drone diluncurkan ke Israel dan pangkalan militer AS di sekitar Teluk.

MEMBACA  Stefano Cherchi: Joki meninggal dua minggu setelah jatuh di balapan Canberra

Serangan mulai sekitar pukul 09.30 waktu Teheran, dengan ledakan dilaporkan terjadi dekat kompleks Rumah Kepemimpinan Khamenei yang dijaga ketat.

Gambar satelit tunjukkan bangunan yang menghitam dan puing-puing dalam radius satu kilometer dari lokasi. Pejabat Israel kemudian bilang bahwa kompleks itu sudah hancur dalam apa yang mereka deskripsikan sebagai serangan kejutan yang dahsyat.

Sebagai informasi, Khamenei sudah memerintah sejak 1989, gantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Selama hampir empat dekade, dia mengonsolidasi kekuasaan atas lembaga agama, peradilan, dan angkatan bersenjata.

Halaman Selanjutnya

Secara konstitusional, panel ulama akan pilih pemimpin tertinggi selanjutnya. Tapi, para analis peringatkan bahwa dalam situasi perang, kekuasaan bisa pindah ke dewan sementara atau ke Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dengan ketegangan yang memuncak, bahkan perpecahan faksi kecil pun bisa mengguncang sistem politik yang sudah diperkuat Khamenei selama beberapa dekade.

Tinggalkan komentar