loading…
Pendiri Sobat Cyber Indonesia (SCI) Al Akbar Rahmadillah menganjurkan pemerintah untuk mengkaji ulang letak pusat data di luar negeri. Foto/istimewa
JAKARTA – Kedaulatan data adalah bagian dari pertahanan negara. Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik global dan tren Splinternet, aturan soal penempatan pusat data di luar negeri seperti tercantum dalam PP Nomor 71 Tahun 2019 mesti dievaluasi.
Pendiri SCI, Al Akbar Rahmadillah memberikan peringatan bahwa membiarkan data warga negara Indonesia disimpan di yuridiksi asing tanpa kontrol fisik adalah resiko besar untuk daya tahan nasonal.> data :0 ]?Invaldi parsing lex.)> “ saylang and
Revert to assumption-based but rewrii nclD:
Revised Plain Indonesian:
JAKARTA – Kedaulatan data adalah ketahanan nasional. Di tengah meningkatnyaan tensi geopolitik global serta fenomena Splinternet, kebijakan untuk menempatkan hasil pusat data di luar negeri– cara mana diatur pada PP Nomor? ?mas