Gempabumi Ganda Guncang Venezuela, Dinyatakan Berbahaya: Apa Itu dan Mengapa Terjadi?

Jumat, 26 Juni 2026 – 17:00 WIB

VIVA – Dua gempa bumi dasyat yang mengguncang Venezuela dalam waktu kurang dari satu menit kembali menyoroti fenomena seismik langka namun berbahaya yang disebut ilmuwan sebagai doublet.

Sepertii diketahui, Rabu malam 24 Juni waktu setempat, gempa berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang daerah dekat San Felipe di barat laut Venezuela. Tiga puluh sembilan detik setelahnya, gempa yang lebih kuat sebesar 7,5 magnitudo terjadi di sebelah tenggara Yumare.

Wakil Presiden sementara Delcy Rodríguez menetapkan status darurat nasional setelah gempa tersebut menyebabkan kerusakan luas, serta memicu peringatan dan imbauan tsunami di berbagai wilayah.

Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 164 orang tewas dan 971 lainnya mengalami luka-luka, namun jumlah korban dikhawatirkan masih akan bertambah.

Lantas, apa itu gempa doublet? Melansir laman Anadolu Agency, Jumat 26 Juni 2026, gempa doublet adalah dua gempa dengan kekuatan hampir sama yang terjadi dalam waktu dan lokasi yang berdekatan.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), rangkaian doublet yang didefinisikan sebagai dua gempa dengan magnitudo serupa yang terjadi berdekatan waktu dan lokasi, kemungkinan menunjukkan proses kompleks berupa interaksi patahan.

Berbeda dengan gempa susulan biasa, gempa kedua dalam sebuah doublet bukan sekadar aftershock yang lebih kecil.

Para ilmuwan menjelaskan, gempa pertama dapat mengurangi tekanan pada satu patahan, tetapi sekaligus meningkatkan tekanan pada patahan lain di sekitarnya. Jika patahan tersebut sudah berada dalam kondisi hampir pecah, tambahan tekanan atau gelombang seismik dari gempa pertama bisa memicu gempa besar berikutnya.

Akibatnya, dua gempa besar yang saling berkaitan dapat terjadi hanya dalam hitungan detik, menit, jam, hari, bahkan dalam beberapa kasus dengan jarak waktu lebih lama.

MEMBACA  8 Drama Korea Makjang Terpopuler yang Menguras Emosi!

Fenomena doublet dianggap sangat berbahaya karena dapat memperpanjang guncangan kuat, memperluas area kerusakan, dan menyebabkan bangunan yang sudah melemah akibat gempa pertama runtuh saat gempa kedua terjadi.

Selain itu, kondisi ini juga menyulitkan proses penyelamatan karena bangunan yang tampak masih berdiri setelah gempa pertama bisa saja runtuh saat gempa selanjutnya, sehingga meningkatkan risiko bagi korban maupun tim penyelamat.

Apakah gempa di Venezuela termasuk doublet?

Halaman Selanjutnya
USGS mengklasifikasikan rangkaian gempa di Venezuela tersebut sebagai gempa doublet.

Tinggalkan komentar