Fokus Keamanan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara

Jakarta (ANTARA) – Indonesia memprioritaskan sistem pertahanan dan keamanan siber mutakhir dalam pembangunan ibu kota masa depan, Nusantara, di Kalimantan Timur. Hal ini dilakukan bersamaan dengan proyek infrastruktur fisik untuk memastikan ketahanan terhadap ancaman konvensional dan digital.

“Nusantara akan menjadi sumber kebanggaan kita semua dengan area yang cukup luas. Sebagai pusat pemerintahan, kota ini akan didukung sistem pertahanan dan keamanan yang maju, sesuai dengan kepentingan nasional,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago pada Selasa (3 Maret) saat kunjungan lapangan.

Menteri meninjau fasilitas kunci termasuk Masjid Negara, kompleks kementerian, dan kantor kementerian koordinator. Dia menekankan bahwa PNS segera bisa mulai relokasi berkat ketersediaan perumahan, rumah sakit, sekolah, pasar, dan landasan udara yang memadai.

“Kota ini sudah memiliki satu set lengkap fasilitas penting,” tambahnya.

Chaniago menggarisbawahi pentingnya sinergi antar kementerian dan lembaga untuk membangun lingkungan yang aman dan stabil di Nusantara dan seluruh Kalimantan Timur.

Dia menegaskan komitmen pemerintah pada “tata kelola yang aman, efektif, dan berkelanjutan” di ibu kota baru, serta menyatakan keyakinannya pada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk memimpin pembangunan yang sukses.

Kunjungannya juga mencakup kegiatan penanaman pohon, yang melambangkan visi Nusantara sebagai kota hijau dan berkelanjutan.

Penerjemah: Devi Nindy, Tegar Nurfitra
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Agama di Jerman dan Persentasenya

Tinggalkan komentar