Kamis, 28 Mei 2026 – 17:30 WIB
Jakarta, VIVA – Chiki Fawzi lagi jadi sorotan setelah ia membagikan curahan hati yang menyentuh usai menjalani misi kemanusiaan ke Gaza lewat jalur laut. Putri dari Ikang Fawzi ini ngaku kalo pengalaman panjang selama berbulan-bulan di tengah laut bikin dia sampe lupa gimana rasanya kehidupan normal yang biasanya dijalanin.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Chiki nulis perasaan campur aduk setelah balik dari misi Global Sumud Flotilla 2. Di tengah situasi Gaza yang lagi dibombardir, Chiki ngaku susah nerima kenyataan kalo kekerasan masih terus aja terjadi. Scroll ke bawah buat liat artikel selengkapnya.
“Waktu aku balik ke ‘normal’, sebenernya apa sih itu kehidupan normal?” tulis Chiki Fawzi yang dikutip dari Instagram @chikifawzi pada Kamis, 28 Mei 2026.
Ia juga ungkapin kesedihannya liat kondisi Gaza yang lagi diserang pas Hari Raya Idul Adha. Bahkan, beberapa unggahan soal Gaza sempet dihapus sama media sosial katanya.
“Hari ied ini, Gaza lagi-lagi dibom. Sakit banget liatnya,” tulisnya lagi.
Chiki ngaku selama dua bulan terakhir ini dia bener-bener ngabisin semua tenaga dan pikirannya buat misi kemanusiaan itu. Fokusnya cuma satu, yaitu bantu perjuangan kemanusiaan buat Palestina.
“Selama dua bulan kemarin, sepenuh hati dan sepenuh jiwa jalanin misi laut ke Gaza. Sampe aku lupa gimana kehidupan normalku,” ungkapnya.
Perjalanan panjang itu dimulai dari Barcelona, Spanyol. Chiki sebelumnya juga sempet cerita kalo pelayaran ke Gaza dilakukan lewat beberapa etape dan penuh risiko.
“Iya, jadi ada etape-etapenya. Keberangkatan awal itu dari Barcelona, aku di sana berlayar selama dua bulan,” ujar Chiki pas ditemuin di kawasan Tendean, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Dalam pelayaran itu, mereka sempet singgah di Italia sampe akhirnya ngadepin situasi menegangkan waktu kapal dihadang di perairan internasional.
“Abis berangkat dari sana, kapal kita sempet di-intersep di perairan Yunani. Ini sebenernya udah jelas-jelas Israel langgar hukum internasional karena intersepnya dilakukan jauh di luar wilayah mereka,” katanya.
Meski penuh ancaman, Chiki malah nemuin banyak pengalaman yang menurut dia berharga banget. Ia merasa ketemu sama orang-orang tulus dari berbagai negara yang punya tujuan sama buat bantu Palestina.
“Di sini aku ketemu banyak banget orang yang cinta Palestina. Orang-orang hebat, tulus, berani, dan banyak yang udah selesai dengan dirinya,” tulis Chiki.