Dorong UMKM Perkebunan, Kemenkeu Buka Akse ke Investor

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang berada di bawah Kementerian Keuangan siap mempertemukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor perkebunan dengan calon mitra bisnis, investor, dan masyarakat. Tujuannya untuk mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan.

Kepala Bagian Kerja Sama Masyarakat dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, mengatakan timnya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM perkebunan melalui berbagai program. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan memperkuat proses hilirisasi.

“Komoditas perkebunan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah,” kata Muhansah dalam pernyataan yang diterima di Jakarta pada Senin.

Ia menambahkan strategi BPDP melibatkan pelaku UMKM perkebunan dengan investor dan calon mitra bisnis melalui pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC). Pameran yang mengusung tema “Tumbuh Melampaui Batas” ini digelar di Jogja Expo Centre, Yogyakarta, pada 3–5 Juli.

Keikutsertaan dalam acara ini juga menjadi bukti komitmen BPDP untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Langkah ini bertujuan menambah nilai komoditas perkebunan sesuai dengan agenda hilirisasi yang lebih luas di Indonesia.

Menurut Helmi, acara ini memberi momentum bagi BPDP untuk mempertemukan UMKM perkebunan dengan calon mitra bisnis, investor, dan anggota masyarakat yang tertarik mengembangkan usaha berbasis komoditas perkebunan.

Ia juga menjelaskan bahwa IFBC menjadi tempat strategis untuk memperkenalkan komoditas perkebunan unggulan Indonesia kepada pengusaha, investor, dan masyarakat umum.

MEMBACA  Ketua MPR Serukan Kepatuhan Keselamatan Pascaruntuhnya Sekolah di Sidoarjo

Tinggalkan komentar