DJP Hapus Sanksi Keterlambatan SPT Tahunan Badan 2025 hingga Akhir Mei Berbahasa Indonesia: Bea Cukai Hapus Denda Telat Lapor SPT Tahunan Perusahaan Sampai Akhir Mei

DJP ngasih relaksasi berupa penghapusan sanksi administrasi buat wajib pajak badan yang telat bayar dan lapor SPT Tahunan Pajak Peghasilan Tahun Pajak 2025. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Direktorat Jendral Pajak (DJP) ngasih relaksasi, yaitu hapus sanksi administratif bagi wajib pajak badan yang telat bayar dan lapor Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025. Kebijakan ini diambil pas lagi jalannya implementasi sistem inti administrasi perpajakan yang dilakuin pemerintah.

"Bar ak manymuat masukan dari waib pajak badan dan asosiasi, kami ngasih relaksasi sampe 31 Mei," kata Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto waktu ditemuin di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Lapor SPT Perorangan Abis Hari Ini, Lewat Deadline Kena Denda Segini

Kebijakan ini tertulis di Pengumuman Nomor PENG-31/PJ.09/2026 yang dikeluarin tanggal 30 April 2026. Di aturan itu, batas waktu normal buat bayar PPh Pasal 29 dan lapor SPT Tahunan tetap ngacu ke empat bulan setelah akhir tahun pajak. Laoding…

MEMBACA  8 Klub Sepak Bola Internasional yang Tak Diduga Dimiliki oleh Pengusaha Indonesia, Termasuk Oxford United

Tinggalkan komentar