Diduga Dipengaruhi Alkohol, Oknum Anggota DPRD Intimidasi dr Icha, Begini Reaksi Bupati TTU

Minggu, 28 Juni 2026 – 21:31 WIB

Seorang dokter muda bernama dr. Eliza Princila Utami Pakaenomi, atau yang akrab disapa dr. Icha, diduga meninggal karena bunuh diri akibat depresi berat.

Menurut keterangan dari keluarganya, dr. Icha mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi. Intimidasi ini diduga dilakukan oleh tiga orang anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

TRIGGER WARNING: Informasi berikut tidak dimaksudkan untuk mendorong siapapun melakukan hal yang sama. Jika kamu merasa depresi dan punya kecenderungan untuk bunuh diri, segera konsultasi ke profesional seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.

Dari diagnosis dokter, dr. Icha mengalami depresi tanpa gejala psikotik. Kondisinya sempat goncang parah hingga akhirnya mencoba bunuh diri.

Setelah kasus ini viral dan jadi perhatian banyak orang, ketiga anggota dewan tersebut belum memberi klarifikasi soal tuduhan itu.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengaku sudah bertemu dengan ketiga oknum anggota DPRD itu. Pertemuan terjadi saat dia mengikuti sidang paripurna DPRD TTU.

Dalam sidang itu, Yosep meminta agar para anggota dewan bisa menjaga sikap dan berperilaku terhormat di tempat umum.

“Jangan sampai tidak bisa berperilaku sebagai anggota dewan yang terhormat, terutama jangan terpengaruh alkohol saat menghadapi masalah di lapangan,” kata Yosep.

Menurutnya, oknum anggota yang diduga terlibat ini sering terpengaruh alkohol. Karena itu, diduga saat kejadian mereka tidak bisa mengatasi situasi dengan baik.

“Nah ini yang terjadi, anggota yang terindikasi ini memang sering terpengaruh alkohol, jadi mungkin pada saat itu tidak bisa mengatasi situasi. Akhirnya memuncak ke intimidasi yang lebih parah,” jelasnya.

Tiga oknum anggota DPRD itu sudah dipanggil oleh pimpinan DPRD untuk dimintai keterangan. Tapi, Bupati TTU bilang kalau pihak kepolisian yang akan melakukan klarifikasi lebih lanjut soal kasus dugaan intimidasi ini.

MEMBACA  Presiden Iran Akhirnya Bertemu Mojtaba Khamenei usai Serangan AS-Israel: Apa yang Dibahas?

“Setahu kami sampai sekarang belum ada klarifikasi dari ketiga anggota ini. Hanya kemarin saat sidang mereka dipanggil pimpinan DPRD,” ujar Bupati. “Seperti apa hasilnya kami belum tahu. Tapi yang kami lihat, klarifikasi ini baru akan dilakukan oleh kepolisian, sesuai koordinasi dengan Polres TTU. Namun, ketiganya belum bisa dihubungi untuk dimintai klarifikasi. Pemeriksaan saksi sudah selesai, sekarang tinggal pemanggilan mereka,” tambahnya.

Tinggalkan komentar