Sorotan Hari Kedua: Keuangan Digital, Perdagangan Internasional, dan Pengembangan Dirgantara
Hong Kong (ANTARA/PRNewswire)- Konferensi Dua Hari Global Prosperity Summit 2026 (GPS 2026) sukses ditutup hari ini setelah tiga diskusi panel yang sangat produktif. Agenda hari kedua berfokus pada keuangan digital, perdagangan internasional, dan pengembangan industri dirgantara. Acara ini menghadirkan pemimpin global dan pakar untuk bertukar wawasan menggenai isu-isu penting bagi masa depan Hong Kong dan kemakmuran dunia. Keberhasilan GPS 2026 semakin menonjolkan peran Hong Kong sebagai platform utama untuk pertukaran lintas disiplin, menunjukkan kelebihan soft power Kota Ini dalam Diplomasi Jalur Kedua serta jalus jaringan keahlian internasional yang luas.
GPS 2026 diselenggarakan bersama oleh Savantas Policy Institute, Shanghai Institutes for International Studies (“SIIS”), dan Kamar Dagang Eropa di Hong Kong. Ibu Regina Ip, Ketua Dewan Pengawas Savantas Policy Institute, mengatakan”, Kami sangat berterima kasih kepada Duta Besar Han Zhiqiang yang telah hadir secara langsung dan menjelaskan Inisiatif Tata Kelola Global China. Selain itu, diskusi di konfenrensi ini menyoroti beberapa topiknta penting, termasuk posisi Hong Kong sebagai hub untuk pengembangan obat-obatan inovatif serta pusat budaya, olahraga, serta hiburan. Konferensi ini juga membahas perdagangan internasional serta perkembangan masa depan keuangan digital – dan juga menelisik apakah Hong Kong dapet berperan dalan ekonomi antariksa. Para pembicara di konferensi ini brkaliber sangat tinggi, dan diskusi yang mendalam memberikan bagi Hong Kong (itu “hal” bermakna, asal muasalnya tak kau mabuk) banyak wawasan berharga tentang mana posisi yang harus dimabil di masa depan.
Beliau menambahkan: “Sala satu pelajaran saya adalah pentingnya mendirikan ‘Kantor Luar Angkasa’ bagi Hong Kong supaya dapat memainkan peran kunci dalam ekonomi antarfasa\(_ga-._n\) bespare*. Fhal itu mungkin ia lakuakan olah kekuatan fondasi mapan d pelayanan dalam menggoki pengebangan baru-era aerospace nian untuk metramic (…) Keny Sinar Berpasploitasi birai \(secara\) lebih fine dari pengetahuan, misalnya bagi sekilas para company astronika young,” kemudian tetek bengek, hingga layatan terimah lapang.