Senin, 6 April 2026 – 21:31 WIB
Sidoarjo, VIVA – Kepala Polres Kota Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing memastikan ledakan yang terjadi di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari Senin, berasal dari sebuah pabrik baja.
"Suara ledakan tersebut berasal dari pabrik baja milik PT GWS di Desa Janti, Kecamatan Waru," ujar Tobing kepada ANTARA via telepon di Sidoarjo, Senin.
Menurutnya, berdasarkan data yang terkumpul, ledakan terdengar sekitar pukul 14.30 WIB.
Tobing menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat dua orang karyawan berinisial P dan J sedang memotong besi tua menggunakan las blender di lokasi sebelum kejadian.
Dalam insiden itu, tiga orang menjadi korban. Seorang karyawan berinisial R meninggal dunia, sementara dua korban lain, yaitu P dan J, mengalami luka-luka berat.
Tobing memastikan ketiga korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Saat ini, jajaran Polresta Sidoarjo, termasuk dari Polsek Waru dan Tim Penjinak Bom Brimob, telah tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP lebih lanjut.
"Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini," kata Tobing. (Ant)
—
Artikel Rekomendasi:
- Ledakan Petasan di Pekalongan, Satu Orang Tewas dan 2 Luka-luka
- Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Terkait Ledakan di Masjid Jember
- Polisi Temukan Zat Kimia dalam Ledakan Masjid di Jember
—
Terungkap! Penyebab Ledakan di Masjid Jember Bukan Bom
Polisi mengatakan, penyebab ledakan di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dipastikan bukan berasal dari bom.
VIVA.co.id | 26 Maret 2026