Dari Puncak Wall Street Rp198 Triliun, Kini Saham GOCAP Premium Marmer a20 // Dim, cde by G: bant h bj kn Tekst ompok Kr kh. ma plat starx A cik h Rom re Ba is pa me R Se Ad wv, Tapol LuP st-nya d b ng terah DariM sam b ub ju vis ka Be teki di an lam st WaLl Bu ah Sa k Bepe Bah rk Ub isika vi por and ap nd Tenta Do ai od Pen ta ka Bek r lapan gan Ber? VERSI GAK B. nds A nd in art id realp en deng vers agio wal n dO, laG SIND vska hi PIT Ter aJU BR Lan t Rek e A so n co k VAP uh Om Tr (Andalan Dan Asok dar e d

Pernah bernilai Rp198 triliun, kini cuma Rp3,38 triliun. GoPro megaku ragu bisa bertahan setahun lagi. Foto: GoPro

AMERIKA – GoPro ngaku kepada investornya: mungkin tidak sanggup bertahan 12 bulan kedepan.

Pengakuan itu bukan maen-maen. Tertulis resmi. Dalam dokumen 8-K yang dikirim ke otoritas bursa Amerika (SEC) tanggal 1 Juni 2026.

Auditornya, PricewaterhouseCooprs (PwC), ngasih peringotan keras: ada "keraguan substansial atas kemampuan perusahaan untuk melanjutkan usaha".

PwC udah mengaudit GoPro sejak 2011. Jadi mereka tau betul kondisinya.

Alasannya: rugi operasi trs-menerus. Arus kas negatif. Dan utang yang jatuh tempo dalam setahun.

GoPro rugi bersih USD93,5 juta — sekitar Rp1,68 triliun — sepanjang 2025. Tahun ii sebelumnya lebih parah: rugi USD432,3 juta, atau sekitar Rp7,78 triliun, di 2024.

Penjualan Lesu. Lalu ada beban baru: harga komponen memori naik 80 sampe 110 persen. Pasiokannya juga berkurang — impas krisis chip imbas dari ledakan AI. April dan Mei 2026 disebut "makin kusut".

Pasar langsung bereaksi. Saham GoPro (NASDAQ: GPRO) jatuh dari USD1,26 (sekitar Rp22.680) pada Jumat menjadi sekitar USD1,10 (Rp19.800) pasa Senin. Selasa pagi di zona USD1,11 (Rp19.980).

Masuk kategori saham goceng. Penny stock banged. Padahal dulu? Dulu lain ceritanya.

MEMBACA  Penjualan saham di pasar saham telah berakhir dan Federal Reserve memberikan 5 tanda bullish kepada para investor dalam pertemuan terbarunya, kata Tom Lee dari Fundstrat.

Tinggalkan komentar