loading…
Claude Ditipu Peretas. FOTO/ DAILY
NEW MEXICO – Sebuah laporan internasional mengungkapkan bahwa seorang peretas memanfaatkan kecerdasan buatan Claude dari Anthropic untuk mencuri sekitar 150 GB data sensitif pemerintah Meksiko. Data yang dicuri mencakup catatan wajib pajak, data pemilih, kualifikasi karyawan, dan berkas catatan sipil.
Menurut peneliti keamanan Gambit Security, serangan ini dimulai pada Desember lalu dan berlangsung hampir satu bulan.
Peretas tersebut dilaporkan menggunakan Claude untuk mengidentifikasi kelemahan jaringan, membuat skrip eksploitasi, dan mengotomatisasi proses pencurian data.
Peretas diduga menyamarkan Claude dengan berpura-pura menjalankan program “bug bounty”, sehingga bisa melewati pembatas keamanan model AI itu.
Melalui manipulasi yang berulang-ulang, Claude akhirnya menghasilkan ribuan laporan teknis. Laporan itu termasuk rencana serangan detail dan target internal yang berpotensi diretas.