Chat Mesra Pendiri Nussa Rara, Aditya Triantoro: Cara Ammar Zoni Melepas Rindu kepada Dokter Kamelia

Minggu, 8 Maret 2026 – 02:10 WIB

Jakarta, VIVA – Skandal perselingkuhan Aditya Triantoro, Founder dan Produser Eksekutif serial animasi Nussa Rara, sedang jadi sorotan publik. Hal ini terungkap dari mantan istrinnya, Annisa Hadiyanti. Di sisi lain, hubungan asmara Ammar Zoni dengan dokter Kamelia juga sedang menghadapi ujian berat.

Bersamaan dengan itu, terbongkar cara Ammar Zoni melepas rindu dengan Dokter Kamelia dari balik jeruji besi. Yuk kita scroll lebih lanjut!

Beberapa berita jadi topik tren hari ini. Ini dia 4 artikel terpopuler di kanal Showbiz VIVA untuk edisi Sabtu, 7 Maret 2026.

1. Didepak dari Nussa Rara, Annisa Hadiyanti Mengaku Tak Dapat Uang Sepeser Pun

Setelah berpisah, Annisa Hadiyanti cerita pengalaman pahitnya. Dia mengaku di keluarkan dari perusahaan yang dia bangun bersama mantan suaminya. Bahkan, dia tidak dapat bagian apapun meski ikut mendirikan proyek animasi populer itu.

Baca selengkapnya disini.

2. Terbongkar! Isi Chat Mesra Aditya Triantoro dengan Wanita Lain

Nama Aditya Triantoro ramai lagi setelah percakapan pribadinya dengan seorang perempuan tersebar di media sosial. Chat ini diduga jadi penyebab keretakan rumah tangganya dengan Annisa Hadiyanti.

Baca selengkapnya disini.

3. Heboh! Aditya Triantoro Diduga Selingkuh 5 Kali

Skandal ini makin menjadi karena ada kabar bahwa Aditya Triantoro melakukan perselingkuhan hingga lima kali selama masa pernikahannya. Mantan istri nya yang buka suara soal hal ini.

Baca selengkapnya disini.

4. Cara Ammar Zoni Melepas Rindu dari Penjara

Sementara itu, terungkap bagaimana Ammar Zoni yang sedang mendekam di penjara tetap menjaga hubungannya dengan dokter Kamelia. Cara mereka berkomunikasi pun menarik perhatian publik.

Baca selengkapnya disini.

https://gcgjournal.georgetown.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=SwHATJU

MEMBACA  Indonesia dan Jepang membahas perubahan pada Protokol IJEPA

Tinggalkan komentar