Catat Perubahan Waktu Macet Jakarta Selama Bulan Puasa!

Rabu, 18 Februari 2026 – 13:35 WIB

Jakarta – Pola lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan berubah selama bulan suci Ramadan nanti. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah mulai memetakan area yang berpotensi macet, terutama pada jam pagi dan sore hari.

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Robby Hefados, mengatakan bahwa pihaknya masih menganalisa dan memprediksi mobilitas masyarakat selama bulan puasa.

"Kemungkinan besar untuk pergerakan di bulan puasa, khususnya Ramadan ini, kami masih melakukan analisa. Khususnya di pagi hari dengan kebijakan pemerintah seperti WFA (work from anywhere) dan jam masuk kantor yang lebih siang, maka pergerakan lalu lintas mungkin akan padat antara jam 9 sampai 10 pagi," ujarnya pada Rabu, 18 Februari 2026.

Artinya, kalau biasanya kemacetan terjadi lebih pagi, pada Ramadan puncak arus pagi diperkirakan mundur. Kebijakan WFA dan jam kerja yang molor menjadi penyebabnya.

Sementara itu, lonjakan kendaraan justru diprediksi lebih cepat pada sore hari. Masyarakat yang ingin buka puasa bersama keluarga diduga akan meningkatkan arus kendaraan.

"Sedangkan untuk sore hari, kemungkinan besar karena banyak yang ingin berbuka bersama keluarga, maka bisa saja mulai jam 2 atau 3 sore sudah ada peningkatan kendaraan yang mengarah ke Bekasi atau daerah selatan. Jadi kami akan berupaya lebih cepat dalam mengatur arus lalu lintas dan menyesuaikan dengan pergerakan masyarakat," katanya.

Kawasan menuju Bekasi dan selatan Jakarta disebut berpotensi lebih cepat padat. Mengantisipasi hal ini, Polda Metro Jaya menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas yang lebih responsif selama Ramadan. Petugas akan menyesuaikan pola pengamanan di lapangan sesuai dinamika pergerakan.

MEMBACA  Arus Mudik Lebaran, Satu Arah dari Jakarta ke Tol Kanci-Pejagan hingga GT Cikatama

Tinggalkan komentar