Cara Memandikan Anak Tanpa Drama untuk Ibu Modern

Minggu, 29 Maret 2026 – 22:10 WIB

Jakarta, VIVA – Bagi banyak orangtua, waktu mandi seringkali jadi seperti drama kecil di rumah. Anak-anak nggak mau masuk kamar mandi, nangis saat disiram air, dan akhirnya bikin suasana capek buat orang tua.

Namun, seiring perubahan cara pengasuhan modern, aktivitas mandi sekarang mulai dianggap sebagai momen penting yang bisa dipakai untuk menstimulasi tumbuh kembang anak, bukan cuma rutinitas bersih-bersih.

Salah satu cara yang makin banyak dipakai adalah menjadikan waktu mandi sebagai bagian dari bermain atau sensory play. Cara ini nggak cuma bikin anak lebih nyaman, tapi juga membantu proses belajar lewat pengalaman langsung. Dengan strategi yang pas, mandi bisa berubah jadi kegiatan yang ditunggu-tunggu anak setiap hari.

Berikut beberapa tips memandikan anak tanpa drama yang bisa dicoba oleh para ibu muda:

  1. Ubah Mandi Jadi Aktivitas Bermain
    Alih-alih memaksa anak cepat mandi, orang tua bisa ajak anak main dulu di kamar mandi. Aktivitas kayak main busa atau air bisa ciptakan suasana yang lebih santai dan seru, sehingga anak nggak merasa tertekan.

  2. Manfaatkan Media Sensory Play
    Berbagai media seperti foam atau busa bisa berikan pengalaman multi indera yang bagus buat anak. Teksturnya yang lembut dan mudah dibentuk bikin anak tertarik bereksplorasi, sekaligus bantu mereka belajar lewat sentuhan, pandangan, dan gerakan.

  3. Dukung Kreativitas dan Imajinasi Anak
    Saat anak membentuk busa jadi berbagai benda, mereka belajar bereksplorasi tanpa batas. Aktivitas ini terbukti bisa tingkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas sejak usia dini.

  4. Latih Motorik Halus Sejak Dini
    Gerakan sederhana seperti meremas, membentuk, dan memutar busa bisa bantu memperkuat otot tangan serta koordinasi anak. Hal ini penting untuk dukung perkembangan kemampuan menulis dan aktivitas sehari-hari.

  5. Ciptakan Efek Relaksasi Saat Mandi
    Tekstur busa yang lembut dan “squishy” kasih efek yang menenangkan. Ini bantu anak lebih rileks dan nyaman selama mandi, sehingga mengurangi kemungkinan tantrum.

  6. Bangun Interaksi dan Komunikasi
    Momen mandi juga bisa dipakai sebagai waktu berkualitas antara orang tua dan anak. Lewat permainan sederhana, anak belajar berinteraksi, berbagi, serta mengekspresikan dirinya.

    Halaman Selanjutnya

  7. Pahami Pentingnya Sensory Play
MEMBACA  Diwarnai Penentangan, 1 Hakim Agung Tak Setuju Syarat Kepala Daerah Diubah.

Tinggalkan komentar