Jakarta (ANTARA) – Pemerintah telah meminta semua jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan mereka sebelum perjalanan pulang dari Arab Saudi ke Indonesia.
“Jamaah disarankan agar tetap dalam kondisi baik dan sehat, apalagi perjalanan pulang cukup panjang dan melelahkan,” kata Akhmad Fauzin, Kepala Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Kementerian Agama, dalam konferensi pers virtual pada Sabtu.
“Kita berdoa semoga perjalanan pulang berjalan lancar dan aman, serta semua jamaah kembali ke rumah dengan sehat dan meraih gelar haji mabrur,” tambahnya.
Sebelumnya, Fauzin mengingatkan jamaah untuk memperhatikan ketentuan bagasi dan peraturan maskapai penerbangan saat pulang.
Setiap jamaah boleh membawa dua kopor: satu koper besar dengan berat maksimal 32 kilogram dan satu tas kabin dengan berat tidak lebih dari 7 kilogram.
Selain itu, jamaah disarankan tidak membawa barang terlarang serta memberi label jelas pada bagasi agar mudah dikenali saat tiba di Indonesia.
“Jangan bawa barang yang dilarang, dan pastikan barang berharga disimpan dengan aman. Beri label yang jelas pada kopor supaya gampang dicari saat sampai rumah,” jelas Fauzin.
Barang terlarang dalam bagasi termasuk air Zamzam, produk aerosol, power bank, mainan dengan baterai di atas 20.000 mAh, serta uang tunai senilai Rp100 juta atau lebih.
Membawa pulang barang milik jamaah yang meninggal akan menjadi tanggung jawab petugas pendamping kloter haji, tambah Fauzin.
Berita terkait: Anggota DPR usulkan panitia evaluasi haji
Berita terkait: RI dan Arab Saudi bahas bandara alternatif untuk jamaah haji dan umrah
Penerjemah: Tri, Kenzu
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2025